Izin Status PSBB Bodebek Diputuskan Besok

Izin Status PSBB Bodebek Diputuskan Besok
PERISTIWA | 10 April 2020 17:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - DKI Jakarta telah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hari ini. Setelah ibu kota, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengajukan hal yang sama Rabu 8 April 2020 kemarin. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengajukan PSBB untuk Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek).

Terkait hal ini, Juru bicara pemerintah untuk virus Corona atau Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan keputusan pengajuan PSBB baru besok diputuskan.

"Besok diputuskan," kata Yurianto , Jumat (10/4).

Dia pun tak menjelaskan lagi, apakah pemerintah mengizinkan PSBB tersebut atau tidak.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, surat permohonan PSBB Bodebek nantinya akan dinilai oleh Kementerian Kesehatan. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu berharap keputusan akan keluar dalam satu atau dua hari mendatang.

"Surat dari lima kepala daerah (Bodebek) sudah masuk ke kami (Pemprov Jabar) kemudian kami rekap dan hari ini Pemda Provinsi Jabar mengajukan PSBB untuk lima wilayah Bodebek, nanti akan di review oleh Kementerian Kesehatan mudah-mudahan sehari atau dua hari keluar keputusannya," kata Kang Emil, dalam keterangannya, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, wilayah Bodebek harus satu klaster dengan DKI Jakarta. Sebab, data menunjukkan secara nasional 70 persen Covid-19 persebarannya ada di wilayah Jabodetabek.

"Ini mengindikasikan kita ingin satu frekuensi kebijakan dengan DKI Jakarta karena data menunjukkan secara nasional 70 persen COVID-19 persebarannya ada di wilayah Jabodetabek," jelas Kang Emil.

Oleh karena itu, masih kata dia, apapun kebijakan DKI Jakarta harus diikuti oleh Bodebek. Selain itu Bodebek juga nantinya bisa memberi masukan yang bisa dipertimbangkan oleh DKI Jakarta.

"Apapun yang DKI Jakarta putuskan kita akan mengikuti atau sebaliknya ada masukan dari kami yang DKI Jakarta bisa pertimbangkan," jelasnya.

Dia menjelaskan, dari sisi kesiapan, wilayah Bodebek sudah mempersiapkan bila PSBB nya disetujui. Pihak kepolisian pun, kata Kang Emil, sudah melakukan berbagai simulasi. "Semuanya sudah melakukan persiapan dari sisi keamanan misalnya, kepolisian sudah melakukan simulasi-simulasi," ungkap Emil.

Pemberlakuan status PSBB bisa mencakup satu kota secara keseluruhan ataupun hanya beberapa wilayah saja. Kang Emil meyakini PSBB efektif memutus rantai penularan Covid-19.

"PSBB ini nanti bisa diterjemahkan apakah minimal pembatasan hanya beberapa wilayah atau maksimal sampai skala kota itu tidak masalah tapi dengan status PSBB diharapkan memutus rantai penularan Covid-19," jelas Kang Emil.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
PSBB Jakarta, DPRD DKI Minta Anies Awasi Ketat Penyaluran Bansos Agar Tepat Sasaran
20 Persen Masjid di Jakpus Masih Gelar Salat Jumat
Pemerintah: Pelaksanaan Ibadah Jumat Agung di Rumah Bentuk Nyata PSBB
Ada 10 Masjid di Kemayoran Langgar PSBB, Masih Gelar Salat Jumat
Hari Pertama PSBB, Jalan Protokol Jakarta Lengang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami