Jadi Pimpinan KPK, Nawawi Diingatkan Ketua MA Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

PERISTIWA | 19 September 2019 15:00 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali berpesan kepada hakim Nawawi Pomolango memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Pesan ini diutarakan Hatta setelah Nawawi terpilih sebagai Wakil Ketua KPK periode 2019-2023.

Hatta meyakini kualitas Nawawi saat menjabat nanti mampu melakukan tugasnya sebagai ujung tombak komisi antirasuah secara baik. Terlebih lagi, kata Hatta, Nawawi pernah menjadi hakim dalam kasus tindak pidana korupsi.

"Harapan kita semoga penegakan hukum dalam hal masalah tipikor mudah-mudahan tetap dijalankan secara baik tanpa padang bulu," kata Hatta usai melantik dua Dirjen dan 25 Kepala Pengadilan Tinggi di MA, Jakarta, Kamis (19/9).

Meski sudah terpilih, status Nawawi saat ini masih sebagai hakim Tinggi Denpasar. Oleh sebab itu, pihaknya masih mengkaji untuk menentukan status Nawawi saat menjabat sebagai pimpinan komisi anti rasuah tersebut.

Hatta juga mengatakan, Nawawi belum mengundurkan diri sebagai aparat peradilan. Ia juga mengaku belum mengetahui kendati seorang hakim terpilih di instansi tertentu diperbolehkan cuti atau tidak.

"Tapi nanti dipertanyakan apakah harus mundur atau bisa tetap menyandang dengan status cuti di luar tanggungan negara," ucapnya.

Karir Nawawi cukup cemerlang. Pada 2013 ia menjadi Wakil Ketua PN Bandung, lalu dua tahun kemudian menjadi Ketua PN Samarinda. Sejak 2016, Nawawi kemudian menjadi Ketua PN Jakarta Timur dan diperbantukan sebagai hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Satu tahun kemudian, tepatnya 2017 akhir hingga saat ini, ia menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar. Nawawi pernah menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada eks hakim Mahkamah Konstitusi, Patrialis Akbar, dalam kasus suap uji materi UU Peternakan dan Kesehatan Hewan. Ia juga pernah menghukum eks Ketua DPD Irman Gusman selama 4,5 tahun penjara dalam kasus suap kuota gula impor.

Nawawi terakhir melaporkan LHKPN pada 26 Maret 2019. Total harta kekayaannya sebesar Rp1.893.800.000.

Baca juga:
Pimpinan KPK Terpilih Periode 2019-2023 Disahkan DPR
5 Pimpinan KPK Baru Makan Siang Bareng Komisi III DPR Sebelum Paripurna
PPP Pesan ke Ketua KPK Firli: Close to Your Friend, but Closer to Your Enemy
Capim KPK Nawawi Berdebat dengan Nasir Djamil Soal Permintaan Surat Bersih
Desmond ke Capim KPK Nawawi: Manis Sekali Omongan Ini
Capim KPK Nawawi: Saya Tidak Pernah Melobi Seperti Saut Situmorang

(mdk/bal)