Jadi Sarang Kelelawar, Atap Pendapa di Kantor Bupati Bantul Ambrol

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 16:51 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Atap sisi utara Pendapa Parasamya yang berada di kompleks Pemkab Bantul ambrol, Rabu (14/8). Ambrolnya atap Pendapa Parasamya ini diduga karena menjadi sarang kelelawar dan juga keroposnya kayu penyangga atap.

Ambrolnya atap ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Sesaat sebelum ambrol, dari atas Pendapa Paramsya sempat berbau kotoran kelelawar. Usai ambrol, ribuan kelelawar pun keluar dari lubang bekas ambrol tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Bantul Bobot Ariffin Aidin menyampaikan ambrolnya atap Pendapa Paramsya terjadi saat jam istirahat dan cukup mengagetkan para ASN.

"Dugaan awal, ambrolnya atap karena keroposnya kayu penyangga genteng. Terlebih lagi sisi dalam dijadikan sarang kelelawar yang kemungkinan sudah berlangsung belasan tahun," ujar Ariffin.

Ariffin menduga ambrolnya Pendapa Paramsya karena kotoran kelelawar yang menumpuk yang menyebabkan kayu atap cepat lapuk.

Ariffin menjelaskan, jika sementara waktu Pendapa Paramsya akan ditutup untuk kegiatan. Selain itu, Ariffin mengungkapkan pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan kondisi bangunan secara menyeluruh.

"Kita akan periksa dengan detail ketiga sisi lainnya, agar perbaikan yang nanti kita lakukan bisa maksimal," urai Ariffin.

Berdasarkan catatan dari Pemkab Bantul, Pendapa Paramsya pernah direhab tolal di tahun 1994 atau 25 tahun lalu. Saat itu rehab dilakukan menyeluruh termasuk di bagian atap. Bagian atap saat itu direhab dengan menggunakan kayu dari Kalimantan.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT