Jadi sopir taksi teladan se-Riau, Tarmidzi ikut lomba di Bogor

PERISTIWA | 3 September 2014 17:46 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Tarmidzi (43) warga Gang Mawar Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, sehari-harinya menjadi pengemudi taksi Pusat koperasi Angkatan Udara (Puskopau) Lanud Roesmin Nurjadin, berhasil meraih juara 1 sebagai awak kendaraan Umum teladan se-Provinsi Riau Tahun 2014. Setelah itu, dia akan mengikuti pemilihan itu kembali di tingkat Nasional.

Kepala Pusat Koperasi Angkutan Udara Lanud Roesmin Nurjadin Mayor Pnb Dedy Supriyanto kepada merdeka.com Rabu (3/9) mengatakan, dalam pemilihan awak kendaraan umum teladan tingkat provinsi Riau 2014, yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Riau ini, Tarmidzi merupakan satu-satunya perwakilan taksi Puskopau dari 21 peserta supir angkutan umum lainnya.

"Pada saat seleksi yang diikuti 12 Kabupaten se-Riau ini, ada 21 peserta supir angkutan umum, Yang dilaksanakan pada 27-29 Agustus lalu, Alhamdulillah Tarmidzi meraih juara 1 sebagai supir teladan," ujar Dedy.

Dari 21 peserta tadi, peserta terdiri dari berbagai angkutan Umum seperti supir Bus Trans Metro Pekanbaru, supir Travel se-Riau, dan supir dari Taksi lainnya.

"Kita hanya kirim 1 peserta dari taksi Puskopau, yaitu Tarmidzi, dan dia pula yang menjadi juara 1," ujar Dedy bangga.

Setelah meraih juara 1 awak kendaraan umum teladan se-Riau, kata Dedy, Tarmidzi mewakili Riau mengikuti pemilihan awak kendaraan umum tingkat Nasional se-Indonesia di Bogor tepatnya hotel Grand Ussu pada 4 September-10 september.

"Jadi tiap provinsi ada dua peserta salah satunya Tarmidzi yang mewakili Riau," ujar Dedy.

Atas prestasinya tersebut, sambung Dedy, Komandan Landasa udara (Danlanud) Roemin Nurjadin, Kolonel Pnb M Khairil Lubis, merasa bangga atas prestasi yang diraihnya.

"Diharapkan ini menjadi motivasi bagi awak kemudi taksi Puskopau lainnya, agar lebih baik lagi dalam melayani tamu, baik domestik maupun tamu mancanegara yang berkunjung ke Riau yang menggunakan jasa taksi di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru," jelas Dedy.

taksi Puskopau ini, setiap tahun selalu mewakili Riau untuk angkutan umum teladan. "Tahun 2011 meraih peringkat ke-7 tingkat Nasional, namanya Yudison, namun pada tahun 2013 meraih peringkat 31, tahun 2014, kita berharap Tarmidzi meraih lebih baik lagi dari tahun sebelumnya," harap Dedy.

Keberhasilan prestasi ini tidak terlepas dari adanya lembaga training pelatihan supir. Saat training, para supir diajarkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa taksi Puskopau.

"Mereka diberikan pelatihan, yang memberikan pelatihan adalah senior taksi yang telah meraih prestasi sebelumnya," kata Dedy lagi.

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT