Jadi Tersangka Kasus Pesta Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Tegal Tetap Ikut Studi Banding

Jadi Tersangka Kasus Pesta Dangdutan, Wakil Ketua DPRD Tegal Tetap Ikut Studi Banding
PERISTIWA | 1 Oktober 2020 20:33 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Tersangka kasus pesta dangdutan di tengah pandemi, Wasmad Edi Susilo masih menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tegal. Ia terlihat mengikuti kunjungan kerja di Kota Cimahi.

Wasmad hadir di DPRD Kota Cimahi beserta anggota DPRD Tegal lainnya. Dalam kegiatan pada Kamis (1/10) itu, tampak pula beberapa perwakilan DPRD Banyumas.

Dalam sambutannya di hadapan pimpinan Komisi IV DPRD Kota Cimahi, Wasmad mengatakan kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi banding. Selebihnya, tidak banyak hal yang ia ucapkan.

Acara pun terbilang cepat. tak lebih dari satu jam, semua anggota DPRD dari beberapa daerah berfoto bersama. Usai seremoni, Wasmad langsung bergegas menuju mobil.

"Enggak mau komentar dulu mas," ucap Wasmad saat ditanya perihal lanjutan kasus yang menjerat dirinya.

Di tempat yang sama, Aaggota Komisi III DPRD Kota Tegal, Nur Fitriani mengatakan kinerja DPRD Kota Tegal masih berjalan seperti biasa. Artinya, kasus yang saat ini menjerat Wasmad pun tidak berpengaruh signifikan.

Terlebih, Wasmad sendiri sudah menjalani pemeriksaan di Polda Jateng. "Kunjungan tetap berjalan. Panggilan polisi kan kemarin, dia bekerja seperti biasa. Saya enggak bisa komentar lebih jauh lagi," kata dia.

Ditanya mengenai studi banding, Nur mengatakan, kunjungannya kali ini ke DPRD Kota Cimahi ingin bertukar pikiran mengenai Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir.

"Kita merasa Cimahi sukses menaikan PAD dari sektor parkir. Hari ini kunjungan diikuti lebih dari 10 orang anggota, termasuk pak Wasmad Edi," ucap dia. (mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami