Jadi Tersangka KDRT, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dipanggil BKD

Jadi Tersangka KDRT, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Dipanggil BKD
Ilustrasi KDRT. ©shutterstock
NEWS | 1 Desember 2021 22:02 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Anggota komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, RGS telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Badan Kehormatan Dewan (BKD) pun telah memanggilnya untuk meminta klarifikasi.

"Baru hari ini kami layangkan surat pemanggilan untuk mengklarifikasi," terang Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail dikonfirmasi, Rabu (1/12).

Dia menegaskan, pemanggilan RGS itu dilakukan untuk memperoleh keterangan lebih lengkap terkait status tersangka yang disandangnya. Namun, Badan Kehormatan Dewan (BKD) akan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah.

"Kita ada mekanisme BKD, ditugaskan untuk segera memanggil yang bersangkutan, mengklarifikasi sejauh mana kasus itu," ungkap politisi PDIP itu.

Selanjutnya, jika tindak pidana yang dituduhkan kepada RGS itu benar, maka DPRD Kabupaten Tangerang, memastikan akan menindak anggota Dewan itu, sesuai mekanisme dan aturan BKD.

"Kan ada mekanisme lagi nanti, kita kasih surat pemberitahuan terhadap fraksi, fraksi menyampaikan ke partai, ya silakan. Yang pasti kita punya kode etik," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Astayudin mengaku baru mengetahui ada kader partainya yang dijadikan tersangka KDRT.

"Saya baru tahu pengurus DPC ada yang bermasalah KDRT waktu itu saya enggak tahu," ungkapnya.

Astayudin mengaku telah mengklarifikasi informasi KDRT yang dilakukan RGS atas laporan LK. Namun, berdasarkan pengakuan RGS kepadanya, hal itu adalah perselisihan rumah tangga biasa.

"Saya langsung komunikasi dengan yang bersangkutan, bahwa itu ada perselisihan saja, jadi masalah biasa dalam rumah tangga. Jadi enggak ada sampai kekerasan dalam rumah tangga. Jadi jawab seperti itu, dalam rumah tangga perselisihan biasa, tapi tidak ada kekerasan. Sudah beres sudah di selesaikan," terang Astayudin.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, RGS ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilaporkan oleh istrinya LK (40) pada Juni 2021.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, penetapan tersangka terhadap anggota DPRD dari partai Gerindra Kabupaten Tangerang itu didasari dari hasil laporan polisi tertanggal 1 Juni 2021 lalu. (mdk/yan)

Baca juga:
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Jadi Tersangka Kasus KDRT
Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Yogyakarta Meningkat Selama Pandemi
Istri Digorok Suami Gara-Gara Tanya Soal Pinjaman Utang
Anggota DPRD Tangerang Dipolisikan Terkait Dugaan KDRT
Ditolak Hubungan Badan, Buruh Bangunan Aniaya Istri Siri
Fakta Baru Kasus WNA Siram Istri Pakai Air Keras, Ada Dugaan Psikopat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami