Jajal MRT, Jokowi Dapat Keluhan dari Penyandang Disabilitas

PERISTIWA | 21 Maret 2019 21:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) rute Stasiun Bundaran HI - Lebak Bulus. Jokowi mengaku mendapat beberapa keluhan dari para penyandang disabilitas yang ikut menjajal terkait fasilitas di dalam MRT.

"Tadi kan kita juga bersama-sama dengan disabilitas. Masih ada komplain mengenai jarak antara kereta dengan platform, masih terlalu lebar," kata Jokowi usai menjajal MRT di Istora Senayan Jakarta Selatan, Kamis (21/3).

Para difabel juga mengeluhkan soal tulisan serta petunjuk di dalam gerbong yang terlihat kurang jelas. Jokowi meminta Dirut MRT William Sabandar untuk memperbaikinya.

"Kemudian ada komplain tulisannya kurang gede di pintu. Tidak hanya di atas pintu saja, di tengah mestinya juga ada tulisan. Ini koreksi-koreksi yang kita dengar dari para penumpang," jelasnya.

Kendati begitu, Jokowi mengaku MRT secara umum sudah siap dioperasikan mulai tanggal 24 Maret 2019. Terlebih, pihak MRT telah melakukan uji coba.

"Oh siap sudah siap. Ini kan sudah dicoba lama. Dicoba penuh, dicobanya penuh-penuh juga. Tapi itu terserah keputusan dari manajemen MRT juga yang berurusan dengan keselamatan, mestinya sudah dicek semuanya," ucap Jokowi.

Sebelumnya, MRT Jakarta membuka uji coba publik mulai 12-23 Maret 2019. Lintasan sepanjang 16 kilometer itu melawati sebanyak 13 stasiun.

Ke-13 stasiun itu terdiri dari tujuh stasiun lang yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Enam stasiun bawahnya yakni Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas serta Bundaran HI.

Sementara itu, saat ini PT MRT Jakarta dan PT LRT Jakarta tengah rapat bersama Komisi C DPRD DKI Jakarta guna membahas besaran tarif kedua moda transportasi tersebut.

Reporter: Lizsa Egeham (mdk/noe)

Baca juga:
Disabilitas Nikmati Fasilitas MRT
Jokowi Jajal MRT Bersama Chelsea Islan dan Disabilitas
DPRD DKI Sebut Subsidi MRT-LRT Bisa Masuk APBD Perubahan
Ditemani Chelsea Islan, Jokowi Kembali Jajal Integrasi Transjakarta dan MRT
Jelang Diresmikan Jokowi, Tarif MRT Masih Belum Diputuskan
BPTJ Sebut Penerapan ERP Bakal Tingkatkan Jumlah Penumpang MRT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.