Jaksa Agung lanjut usut korupsi mobil listrik libatkan Dahlan Iskan

Jaksa Agung lanjut usut korupsi mobil listrik libatkan Dahlan Iskan
PERISTIWA | 20 Januari 2017 15:30 Reporter : Wisnoe Moerti

Merdeka.com - Kejaksaan Agung bakal kembali mengusut dugaan keterlibatan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam perkara dugaan korupsi pengadaan mobil listrik.

"Saya sudah menerima putusan MA yang menyatakan bahwa Dasep Ahmadi melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama sesuai dakwaan primer. Yang ada di situ Dahlan Iskan, siapa lagi," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat (20/1).

Dasep Ahmadi merupakan Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama ditingkat pertama divonis 7 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan dan membayar uang pengganti sebesar Rp 17,1 miliar atau diganti hukuman 2 tahun penjara.

Vonis itu lebih rendah dibandingkan tuntutan penuntut umum dengan 12 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan penjara serta membayar uang pengganti Rp28,9 miliar subsider 2 tahun kurungan.

Karena itu, Jaksa Agung sudah memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) segera menindaklanjuti putusan yang telah berkekuatan hukum tetap itu.

"Ini saya minta kepada jampidsus, dia sakit-sakitan terus katanya. Bahkan begitu pandainya membentuk opini ketika ditaruh sementara di Medaeng, dia menyebar foto-fotonya tidur di lantai. Untuk apa tidur di lantai dia pakai sarung," katanya. (mdk/noe)

Baca juga:
Jubir MA sebut putusan kasus mobil listrik masih dalam proses
Kasus mobil listrik, MA tolak kasasi dan memperberat hukuman Dasep
Dahlan Iskan: Saya ini siapa, kok berharap kepada negara
Kejagung kembali periksa Dahlan dalam kasus mobil listrik
Bekraf nilai kasus Dasep Ahmadi beri sentimen buruk industri kreatif
Kasus mobil listrik, Dasep divonis 7 tahun bui & denda Rp 200 juta
Usut korupsi mobil listrik, Kejagung yakin Dahlan berperan penting

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami