Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Awasi Proyek Tol Semarang-Demak

Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Awasi Proyek Tol Semarang-Demak
Jaksa Agung ST Burhanuddin saat berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Rabu (13/10). ©2021 Merdeka.com/Istimewa
NEWS | 13 Oktober 2021 21:20 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Jaksa Agung RI ST Burhanuddin meminta kepada jajarannya untuk mengawasi proyek strategis nasional (PSN). Mereka harus melakukan deteksi dini potensi hambatan dan mengantisipasi celah terjadinya korupsi yang bisa mengganggu realisasi proyek itu.

"Dengan melakukan deteksi dini potensi hambatan yang akan mengganggu keberlangsungan kegiatan," kata Burhanuddin saat melakukan kunjungan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng), Rabu (13/10).

Menurutnya, salah satu proyek yang menjadi perhatian khusus di Jawa Tengah yaitu pembangunan Jalan Kawasan Industri Terpadu Batang Jawa Tengah dan proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak seksi II Jawa Tengah.

Proyek tersebut harus dipastikan berjalan sesuai rencana tanpa adanya gangguan dan mengantisipasi celah-celah yang memungkinkan terjadinya tindak pidana korupsi.

"Dengan menunjukkan peran Kejaksaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan bangsa," imbuhnya.

Di sisi lain, Jaksa Agung juga mengingatkan kepada segenap warga Adhyaksa untuk memelihara semangat dalam restorative justice, dan tidak mencederai kepercayaan masyarakat dengan memperjualbelikan keadilan.

"Serta menyosialisasikan peran Kejaksaan dalam peradilan umum kepada masyarakat melalui sarana yang tersedia, guna mengedukasi korelasi erat antara dominus litis Kejaksaan dengan restorative justice," katanya.

Sekedar informasi, bahwa proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II merupakan salah satu proyek untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang di Provinsi Jawa Tengah. Keberadaan tol ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan, khususnya di jalur pantai utara (pantura).

Proyek ini dikerjakan perusahaan BUMN konstruksi dan investasi nasional yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Misi Mulia Metrical (MMM) dengan membentuk perusahaan patungan yang diberi nama PT PP Semarang Demak. Pekerjaan ditargetkan rampung pada Maret 2022 nanti. (mdk/yan)

Baca juga:
Sedang Diuji Coba, Ini Alasan Pembangunan Tol Semarang-Demak Pakai Bahan Bambu
Proyek Tol Akses Bandara Kertajati Ditargetkan Rampung September 2021
PT JSN Gandeng UGM Teliti Kondisi Tol Kartasura-Karanganyar
CEK FAKTA: Tidak Benar Foto Jalur Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan yang Membelah Bukit
Tarif Tol Solo-Ngawi Naik per 19 Agustus
Per 19 Agustus, Tarif Tol Jakarta-Surabaya Naik Menjadi Rp722.000
Konstruksi Tol Probolinggo-Banyuwangi Dimulai 2022

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami