Jaksa Agung prihatin anak buah terjaring OTT KPK

Jaksa Agung prihatin anak buah terjaring OTT KPK
Jaksa Agung HM Prasetyo di KPK. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko
PERISTIWA | 9 Juni 2017 14:16 Reporter : Juven Martua Sitompul

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Salah satu orang yang ditangkap adalah jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu berinisial PP.

Jaksa Agung M Prasetyo mengaku sudah mendengar penangkapan tersebut. Dia menyatakan prihatin anak buahnya terjaring KPK dalam kasus korupsi.

"Ini tentunya patut kita sayangkan dan saya prihatin. Keberatan ini bukan berarti saya membela dan sebagainya, sejak beberapa kasus yang lalu pun kejaksaan tidak pernah membela, menghalang-halangi atau melindungi," kata Prasetyo di Komplek Kejagung, Jakarta, Jumat (9/6).

Prasetyo mengatakan setelah mendengar kabar penangkapan itu, dirinya langsung menghubungi pihak KPK. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah yang ditangkap satgas KPK merupakan seorang jaksa.

Dia meminta kepada semua pihak untuk tidak mengeneralisasi penangkapan ini dengan jaksa-jaksa yang lain. Prasetyo mengklaim, masih banyak jaksa baik dan berintegritas.

"Saya katakan oknum ya, jaksa jumlahnya 10 ribu lebih, ada 1 orang atau 2 orang yang melakukan itu oknum, jangan digeneralisir, banyak sekali jaksa yang baik, yang penuh dedikasi dan menjalankan tugas-tugasnya begitupun integritasnya," ujar dia.

Mantan politikus NasDem ini pun sudah meminta pihak KPK menindak tegas jaksa yang terlibat tindak pidana korupsi. Bukan hanya itu, dia juga menyatakan siap membantu pihak KPK untuk mengusut sampai tuntas kasus yang menjerat anak buahnya itu.

"Saya hubungi Pak Laode, silakan ditindaklanjuti bahkan apa yang diperlukan bantuan dari kita, kenapa saya minta konfirmasi ke mereka, supaya bisa mengambil tindakan tegas. Hari ini pun juga kalau dijadikan tersangka akan saya berhentikan mereka," pungkas Prasetyo. (mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami