Jaksa Agung: Sidang Online Kelemahannya Terdakwa Nakal, Selalu Menolak

Jaksa Agung: Sidang Online Kelemahannya Terdakwa Nakal, Selalu Menolak
PERISTIWA | 29 Juni 2020 16:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengakui ada sejumlah kelemahan saat menggelar persidangan dengan sistem online. Salah satunya terdakwa nakal yang selalu menolak saat ditunjukkan barang bukti.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi III DPR RI.

"Untuk sidang online ini ada satu kelemahan. Kelemahannya kalau terdakwanya nakal, dia selalu menolak. Ini bukan bukti saya, ini bukan bukti saya, karena memang kita tidak berhadapan langsung. Itu yang terjadi," kata Burhanuddin, Senin (29/6).

Namun, karena ini masih pandemi, pihaknya akan terus melakukan perbaikan.

"Karena sangat merugikan bagi kami juga. Kalau barang buktinya ditolak, kita tidak beradu debat lagi disitu," ungkap Burhanuddin.

Menurut dia, ini sangat riskan untuk pembuktian yang akan dilakukan pihaknya.

"Tapi, yang terjadi adalah apabila tak ada tali akar pun jadi. Yang terpenting diawal pandemi ini kami bisa membuktikan dan menjawab tantangan masyarakat bagi pencari keadilan. Itu dulu," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
Jaksa Agung Ungkap Alasan Pejabat OJK Ditetapkan Tersangka Kasus Jiwasraya
Jaksa Agung soal Tuntutan Kasus Novel Baswedan: Ini Menjadi Evaluasi Kami
13 Manajer Investasi Tersangka Jiwasraya, Jaksa Agung Minta Nasabah Tak Cemas
Kejagung Awasi Penggunaan Anggaran Kemanusiaan Negara untuk Covid-19
Jaksa Agung Beri Masukan Agar PSBB Bisa Efektif Dijalankan
Jaksa Agung Rotasi Pejabat Eselon II dan III di Seluruh Indonesia

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami