Pinangki Ajukan Keberatan Atas Dakwaan Terima Suap Djoko Tjandra

Pinangki Ajukan Keberatan Atas Dakwaan Terima Suap Djoko Tjandra
PERISTIWA | 23 September 2020 13:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Jaksa Pinangki Sirna Malasari mengajukan nota keberatan atau eksepsi atas dakwaan penerimaan suap dari Djoko Tjandra. Jaksa Pinangki didakwa menerima suap USD 500 ribu dari Djoko Tjandra untuk pengurusan fatwa MA dan melakukan tindak pidana pencucian uang.

"Mohon izin yang mulia. Kami menggunakan hak untuk ajukan keberatan," tutur Kuasa Hukum Pinangki, Aldres Napitupulu di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2020).

Majelis hakim pun menerima nota keberatan tersebut. Persidangan kemudian ditunda hingga 30 September 2020.

"Maka sidang perkara ini akan ditunda untuk berikan kesempatan untuk eksepsi, untuk itu sidang ditunda sampai dengan Rabu 30 September 2020 dan sementara terdakwa berada di tahanan," kata Ketua Majelis Hakim Eko.

Pinangki didakwa melanggar Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf a UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) subsidair Pasal 11 UU Tipikor dan didakwa Pasal 3 UU nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.

Pinangki juga didakwa terkait permufakatan jahat Pasal 15 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor subsidair Pasal 15 juncto Pasal 13 UU Tipikor.

Reporter: Nanda Perdana Putra (mdk/ray)

Baca juga:
Pinangki Gunakan Rekening Milik Sopir Pribadi Bayar Pelunasan BMW X5
Urus Fatwa MA, Pinangki Cantumkan Hatta Ali dan Burhanuddin di Action Plan
Pinangki Buat Rencana agar Djoko Tjandra Ditahan Dulu Baru Urus Fatwa MA
Selama Pelesiran di AS, Pinangki Sewa Apartemen Trump Senilai Rp 400 Juta
Biaya Dokter Kecantikan Jaksa Pinangki di AS Capai Rp 400 Juta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami