Jaksa Tolak Pemindahan Penahanan Bupati Nonaktif Kudus ke Lapas Kedungpane

PERISTIWA | 11 Desember 2019 19:18 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Jaksa menolak permintaan Bupati nonaktif Kudus M Tamzil pindah tahanan dari Polda Jateng ke Lapas Kedungpane. Jaksa menduga ada upaya pengubahan keterangan berita acara pemeriksaan (BAP).

"Jadi tidak kami kabulkan untuk menghindari berbagai kemungkinan apabila para saksi dan Tamzil satu lokasi. Kami pertimbangan keamanan sebab ada beberapa saksi menempati Lapas Kedungpane," kata Jaksa Penuntut Umum Helmy Syarif di Semarang, Rabu (11/12).

Helmy menambahkan, tidak akan mengabulkan permintaan terdakwa bertemu dengan beberapa saksi yang nantinya dihadirkan dalam sidang selanjutnya. Maka dari itu, dia tetap bertahan agar M Tamzil tetap ditempatkan di tahanan Polda Jateng.

"Ada dua saksi di sana. Kita menghindari kemungkinan hal buruk," jelasnya.

Sebelumnya M Tamzil meminta kepada majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang untuk memindahkan ruang tahanannya dari Polda Jateng ke Lapas Kelas I A Kedungpane, Ngaliyan karena alasan kesehatan.

"Di tahanan Polda tidak dapat sinar matahari, ruangannya tertutup. Jadi kekurangan vitamin D saya. Saya minta majelis hakim untuk mengabulkan permintaan saya," kata Tamzil di Tipikor, Semarang, Rabu (11/12).

Dia juga memohon supaya pihak KPK membuka blokir atas mobil kesayangannya. Mendapati permintaan seperti itu, jaksa dari KPK, Helmy Syarif menyatakan tidak bisa mengabulkan.

Seperti diketahui, Tamzil dijerat dua pasal sekaligus atas dakwaan suap dan gratifikasi. Pasal yang dikenai yaitu Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dan Pasal 12B Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor. (mdk/cob)

Baca juga:
Bupati Nonaktif Kudus Tamzil Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi
Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Nonaktif Kudus Segera Disidang di PN Semarang
KPK Periksa Staf Khusus Bupati Kudus
Hakim Ketua yang Mengadili Kasus Suap Bupati Kudus Meninggal
Jadi Saksi Kasus Suap, Bupati Kudus Mengaku Dimanfaatkan 2 Staf
KPK Periksa Plt Sekretaris DPPKAD Terkait Kasus Suap

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.