Jalan Trans Sulawesi di Majene Nyaris Putus Akibat Abrasi

Jalan Trans Sulawesi di Majene Nyaris Putus Akibat Abrasi
PERISTIWA | 13 Januari 2020 01:02 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Jalur Trans Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Majene menuju Kabupaten Mamuju ibu kota Provinsi Sulawesi Barat, nyaris putus akibat abrasi dihantam gelombang air pasang laut. Pantauan di Majene, Minggu (12/1), bahu jalan Trans Sulawesi di Rewata yang terletak di pesisir pantai Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, longsor ke laut.

Hujan yang terus mengguyur dengan curah yang cukup tinggi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat mengakibatkan terjadi banyak longsoran kecil di jalur trans Sulawesi yakni jalur dari Kabupaten Majene menuju Kabupaten Mamuju.

"Curah hujan yang tinggi, ditambah lagi angin kencang diantaranya menyebabkan banyak terjadi longsoran kecil yang menghalangi jalur trans Sulawesi," kata sekretaris BPBD Majene, Gunawan yang dikonfirmasi, Minggu, (12/1).

Tim membersihkan longsoran-longsoran agar akses jalan bisa kembali normal. Selain longsor, abrasi terjadi di pesisir Kecamatan Sendana ini karena ombak cukup besar. Ombak besar ini merusak tanggul penahan. Ada empat rumah ikut rusak terseret abrasi.

"Ada empat rumah yang membangun di atas tanggul penahan ombak itu. Jadi saat tanggul ini alami abrasi, sebagian badan rumah yang ada di atas tanggul itu turut rusak," ujarnya.

Jalan yang menghubungkan Kabupaten Majene dengan Kota Mamuju tersebut longsor ke laut setelah diterjang ombak gelombang pasang air laut yang datang dari perairan Sulawesi.

"Gelombang pasang menjebol tanggul di jalan tersebut, setelah akhirnya gelombang air laut menghantam bahu jalan sehingga mengakibatkan longsor," kata Ramli salah seorang warga.

Dia mengatakan, badan jalan akan terkikis akibat longsor di pinggir jalan apabila gelombang air laut terus menerus datang dan menghantam.

"Meskipun badan jalan masih bisa dilalui kendaraan, namun jika gelombang pasang air laut terus menghantam, maka dikhawatirkan jalan Trans Sulawesi ini akan terputus," katanya.

Dia berharap pemerintah segera melakukan antisipasi agar jalan tersebut tidak putus akibat gelombang pasang.

Sementara itu, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Majene dan aparat TNI Polri sudah berada di lokasi longsor tersebut untuk memantau kondisi jalan tersebut. (mdk/noe)

Baca juga:
Menengok Jalanan Rusak Grand Depok City Sebabkan Guru Ngaji Tewas
Survei KemenPAN-RB: Masyarakat Paling Banyak Keluhkan Jalan Rusak
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa di Ambon
Ibu Hamil di Lebak Ditandu Akibat Jalan Rusak, Begini Jawaban Bupati
Viral Ibu Hamil Ditandu di Lebak, Perbaikan Jalan Terkendala Pembebasan Lahan
Bayi dari Ibu Hamil yang Ditandu Menuju Puskesmas di Lebak Meninggal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami