Jalur KA Cibatu-Wanaraja Garut yang Direaktivasi akan Diuji Coba September

PERISTIWA | 21 Juni 2019 04:07 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Jalur kereta api yang akan direaktivasi saat ini tengah memasuki proses tahap pembangunan. PT KAI sendiri menargetkan uji coba jalur mulai dari stasiun Cibatu sampai Wanaraja pada September 2019 ini.

"Insyaallah doain ya. Agar warga Garut dan sekitarnya berkembang dan maju," kata Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro saat melakukan peninjauan di Stasiun Garut, Kamis (20/6).

Edi menyebut bahwa bukan hanya kereta penumpang yang dipertimbangkan dalam reaktivasi tersebut, namun juga untuk barang. "Kalau barang bisa diangkut keluar bagus sekali," ucapnya.

Ia menyebut bahwa proses pembangunan jalur kereta api Cibatu-Garut sempat terjeda karena Pemilu 2019 dan lebaran 1440 hijriyah. Pihaknya sendiri sejak beberapa waktu lalu telah mengirimkan badan dan bantalan rel.

Dalam proses reaktivasi, sebut Edi, pembangunan jembatan dinilainya paling krusial. Setidaknya ada tiga jembatan yang cukup panjang. Dan berdasarkan hasil pengecekan sendiri, pondasinya masih kuat namun masih perlu penguatan.

Ia memastikan bahwa seluruh material untuk pembangunan rel telah dikirim dan tinggal proses pemasangan saja. "Sudah semua. Ada yang di Cibatu tinggal diecer, Bantalan rel sudah dikirimkan dan paling krusial itu jembatan. Pantauan kami berjalan baik. Mudah-mudahan nanti target selesai secepatnya di akhir tahun. Makanya nanti ke Bandung enggak usah macet-macet," katanya.

Untuk pemasangan rel, kata Edi, rencananya akan dipasang satu bulan lagi dan diperkirakan selesai September atau Oktober. Untuk stasiun, disebutnya saat ini sedang dalam proses perbaikan dan akan ada tiga stasiun yang akan difungsikan.

"Pasir Jengkol, Wanaraja, dan Garut. Pasir Jengkol sudah dimulai (renovasi) dan sudah mulai dikerjakan. Untuk halte juga akan dioperasikan lagi, tapi nanti tahap kedua. Sekarang baru stasiun dulu. Nanti yang kecil-kecil nyusul," ujarnya.

Baca juga:
Jumlah Penumpang di Stasiun Solo dan Yogya Naik 6 Persen Selama Musim Mudik
Boncengan Naik Motor, Dua Ibu-ibu di Kebumen Tewas Tersambar Kereta Api
Inggris Minat Bangun Jalur Kereta Api di Bali
Para Pencuci Kereta, Bekerja Atas Nama Kenyamanan Pemudik
Hindari Kepadatan di Stasiun Gambir, Pemudik Pilih Berangkat H+1 Lebaran
H-1 Lebaran, Stasiun Gambir Angkut 22.000 Penumpang, Pasar Senen 27.000

(mdk/bal)