Jalur Trans Sulawesi di Majene Sempat Tertutup Longsor Akibat Gempa Magnitudo 5,9

Jalur Trans Sulawesi di Majene Sempat Tertutup Longsor Akibat Gempa Magnitudo 5,9
Kondisi bangunan Puskesmas Ulumanda usai gempa berkekuatan 5,9 magnitudo. ©2021 Merdeka.com/Ahmad Udin
PERISTIWA | 15 Januari 2021 06:29 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Longsor yang terjadi di jalur trans sulawesi Desa Onang, Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene, Sulbar, akibat gempa tektonik dengan magnitudo 5,9 telah berhasil dibersihkan dan kendaraan sudah dapat melintas.

Gempa dengan episentrum 5,9 magnitudo terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89 BT tepatnya di darat pada jarak 4 kilometer arah Barat Laut Kabupaten Majene, terjadi Kamis (14/1) siang, sekitar pukul 14,45 Wita.

Gempa pada kedalaman 10 kilometer tersebut mengakibatkan longsor yang menutup jalur trans Sulawesi di wilayah Desa Onang Kecamatan Tubo Kabupaten Majene. Akibatnya pengendara tidak bisa melintasi jalur trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Majene dengan Kota Mamuju ibukota Provinsi Sulbar.

Pemerintah dan aparat kepolisian beserta masyarakat bersama membersihkan batu longsor yang menutup jalan sehingga jalan tersebut dapat kembali dilintasi.

"Alhamdulillah jalan yang tertutup longsor sudah bisa dilalui kendaraan, karena longsor telah dibersihkan dengan menggunakan alat berat dan bantuan masyarakat," kata Muhiddin warga setempat.

Sementara itu gempa Majene tersebut membuat panik masyarakat Majene yang berada di pesisir pantai dan memilih mengungsi ke wilayah pegunungan.

"Sejumlah rumah milik warga di Kecamatan Malunda rusak akibat gempa dan warga sebagian memilih mengungsi ke wilayah pegunungan karena takut gempa susulan dan bencana tsunami," kata Musriadi warga Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

Baca Selanjutnya: Puskesmas Runtuh...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami