Jamin Keamanan, Kapolda Papua Minta Para Pengungsi Kembali ke Wamena

PERISTIWA » MAKASSAR | 1 Oktober 2019 12:35 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menjamin keamanan di wilayah Wamena. Dia meminta kepada para pengungsi untuk kembali ke tempat tinggal mereka di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, lantaran kondisi keamanannya sudah mulai kondusif.

"Ayo kembali ke Wamena, karena kami menjaga keamanan seluruh warga," kata Paulus Waterpauw kepada warga yang mengungsi di halaman Masjid Al Aqsa Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura, Selasa (1/10). Dikutip dari Antara.

Dia memahami bahwa kerusuhan di Wamena telah menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan yang mendorong warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Jangan berlarut dalam ketakutan dan trauma karena aparat keamanan siap mengamankan warga dari berbagai gangguan," terang Paulus Waterpauw.

Mantan Kapolda Sumatera Utara itu mengatakan bahwa kondisi keamanan Wamena sudah mulai kondusif. "Jangan takut, kami ada dan akan melindungi warga dari segala gangguan," ujar Waterpauw menyakinkan.

Di kompleks Masjid Al Aqsa Sentani ada 115 pengungsi dari Wamena. Sebagian pengungsi mengaku belum memutuskan akan segera kembali ke Wamena.

"Saya dan keluarga ingin pulang dulu memenangkan pikiran di kampung," kata Fuad, pengungsi dari Wamena yang mengaku sudah 20 tahun tinggal di ibu kota Jayawijaya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bertemu Gubernur Papua Lukas Enembe guna koordinasi lebih lanjut usai kerusuhan dan upaya pemulihan korban di Gedung Negara, Papua.

Wagub Andi Sudirman mengatakan Gubernur Lucas Enembe mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sulsel yang memerhatikan keamanan warga Papua yang berdomisili di Makassar, dengan kunjungan Gubernur Sulsel dan Kapolda di Asrama Mahasiswa Papua beberapa waktu lalu.

"Dalam pertemuan ini pula, Gubernur Papua merencanakan dengan baik penanganan pasca konflik dan rekonstruksi kembali Wamena," kata Wagub Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, pemerintah dan TNI/Polri menjamin keamanan warga masyarakat baik orang asli Papua maupun di atas tanah Papua.

"Jangan percaya hoaks yang beredar, yang menghasut dan mengadu domba. Kami terdepan melindungi warga kami di Wamena, baik warga asli maupun warga pendatang termasuk dari Sulsel," jelasnya.

"Kami juga ucapkan terima kasih atas perhatian Pemprov Sulsel dengan tim yang dipimpin oleh Wagub Sulsel, datang langsung melihat yang terjadi di lapangan," ujarnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Begini Kondisi Pengungsian Warga yang Keluar dari Wamena di Sentani
Kapolda Papua Tinjau Posko Pengungsi Wamena di Sentani
Kemenkes Kirim 40 Tim Medis Gabungan ke Wamena
Komnas HAM: 31 Korban Tewas dalam Kericuhan Papua Hingga Hari Minggu 29 September
Komnas HAM Dukung Jokowi Bertemu Tokoh Kelompok Separatis Papua
Manuver Benny Wenda Datangi PBB Buat Suarakan Isu Papua Hingga Berujung Pengusiran

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.