'Jan Ethes SP1' Jadi Nama Varietas Anggur baru

PERISTIWA | 16 November 2019 02:03 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Nama Jan Ethes diberikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk varietas anggur baru. Varietas itu hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Syahrul memberikan nama yang mirip dengan cucu pertama Presiden Joko Widodo tersebut dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pengembangan Mangga dan Anggur sebagai rangkaian acara Pekan Inovasi Mangga Nasional.

"Saya suka nama itu, dalam bahasa Jawa artinya sangat bagus, Jan berarti sangat, Ethes berarti cekatan, pas sekali, ini varietas unggul," kata Syahrul, di Kebun Instalasi Penelitian Pengembangan Teknologi Pertanian Cukurgondang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jumat.

Seusai mencicipi anggur dengan hasil varietas baru tersebut, nama Jan Ethes dirasa Syahrul sangat pas dengan karakteristik anggur itu. Cita rasa buah anggur manis dan segar, dengan tekstur daging buah yang krispi dan tidak terlalu berair.

Syahrul menambahkan, kedepannya varietas tersebut akan terus dikembangkan, dengan harapan anggur tersebut bisa meningkatkan produksi anggur dalam negeri, dan menjadi produk buah unggulan baru Indonesia.

"Pas sekali, sama seperti Jan Ethes, cucu pertama Presiden Jokowi. Melihatnya saja kita dibikin tersenyum dan bahagia. Anggur Jan Ethes ini pun begitu, begitu dicicipi rasa manisnya bikin kita tersenyum dan bahagia," ungkap Syahrul.

Varietas anggur baru tersebut dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro), Badan Litbang Pertanian.

Tidak hanya memiliki tekstur yang disukai banyak kalangan, anggur tersebut cenderung tidak mudah rontok, sehingga dapat disimpan selama tujuh hari setelah panen pada suhu ruang, dan pada ruang pendingin dapat bertahan hingga 14 hari.

Keunggulan lainnya juga terletak pada produktivitasnya yang mencapai 25 kilogram per tanaman, per tahun. Anggur jenis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan anggur konsumsi dengan kualitas yang dapat bersaing dengan anggur impor. Seperti diberitakan Antara.

Baca juga:
Indonesia Impor Beras dan Gula dari India, Ini Kata Mentan Syahrul
VIDEO: Program 100 Hari Pertama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo
Begini Cara Mentan Syahrul agar Lebih 'Mesra' dengan Kementerian Perdagangan
Gugatan Mentan ke Tempo Bisa Jadi Preseden Buruk Kebebasan Pers Era Jokowi
3 Target 100 Hari Program Kerja Mentan Syahrul, Termasuk Penggunaan Kecerdasan Buatan
Berita Investigasi Gula, Mentan Gugat Majalah Tempo Rp100 Miliar

(mdk/rhm)