Jatim Waspadai Penambahan Kasus Covid-19 saat Libur Akhir Tahun

Jatim Waspadai Penambahan Kasus Covid-19 saat Libur Akhir Tahun
PERISTIWA » MALANG | 6 Desember 2020 05:00 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan tengah mewaspadai adanya potensi penambahan kasus konfirmasi positif COVID-19, akibat tingginya mobilitas masyarakat pada libur perayaan Natal, dan tahun baru.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Malang, mengatakan bahwa pada saat ada libur panjang, tingkat interaksi antarmasyarakat mengalami peningkatan cukup tinggi, dan berpotensi menyebarkan virus Corona.

"Menjelang libur panjang akhir tahun, kita bisa melihat data, ketika terjadi interaksi masyarakat yang mobilitasnya tinggi, maka ada kecenderungan peningkatan kasus COVID-19 yang cukup signifikan," kata Khofifah, di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (5/12).

Menurut Khofifah, berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Timur, peningkatan interaksi masyarakat tersebut terjadi pada saat libur perayaan Idul Fitri, peringatan 17 Agustus, termasuk pada libur panjang akhir Oktober hingga awal November 2020.

"Ketika melihat data seperti itu, maka tentu kita harus membangun kewaspadaan, dan kehati-hatian, termasuk kesiapsiagaan, bahwa akan ada libur panjang akhir tahun," kata Khofifah.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan melakukan koordinasi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kabupaten kota, termasuk instansi terkait seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi).

"Pelapisan koordinasi ini memang harus kami lakukan, dan tentu dengan cek lapangan," kata Khofifah.

Di Jawa Timur, saat ini ada empat daerah yang berstatus zona merah, atau wilayah yang memiliki risiko tinggi penyebaran COVID-19. Empat daerah tersebut adalah Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, dan Kota Batu.

Tercatat, di Jawa Timur, secara keseluruhan ada 64.440 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total kasus tersebut, sebanyak 56.386 pasien dinyatakan sembuh, 4.550 orang dilaporkan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan. (mdk/ded)

Baca juga:
Survei SMRC: 64 Persen Warga Ingin Pilkada 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
VIDEOGRAFIS: Panduan Mencoblos di TPS Pilkada Saat Pandemi Covid-19
Korea Selatan Sulit Percaya Korea Utara Tak Miliki Kasus Covid-19
Update 6 Desember: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 6.089 dan Sembuh 4.322
Bupati Cilacap Positif Covid-19
Warga Taat Protokol Kesehatan Bisa Dapat Hadiah di Kota Bandung
Jelang Natal, Warga London Padati Mall di Tengah Covid-19

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami