Jauhi fitnah, Quraish Shihab ajak puasa berbicara selama Ramadan

Jauhi fitnah, Quraish Shihab ajak puasa berbicara selama Ramadan
Ilustrasi Pemilu. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 26 Juni 2014 13:15 Reporter : Putri Artika R

Merdeka.com - Bulan suci Ramadan sebentar lagi akan tiba. Bulan puasa tahun ini tentunya sangat istimewa buat rakyat Indonesia lantaran bertepatan dengan Pemilu 2014 dan Piala Dunia 2014 di Brasil.

Ulama besar Prof. Dr. M Quraish Shihab MA mengimbau selain berpuasa untuk tidak makan dan minum, kita juga harus berpuasa dalam berbicara. Puasa berbicara sangat penting untuk menghindari fitnah, apalagi di musim kampanye Pemilu ini.

"Kita perlu puasa bicara. Sekarang kan banyak omongan, banyak sekali, fitnah kiri kanan. Puasalah bicara. Kalau tidak bermanfaat jangan ngomong, itu semua yang diajarkan oleh agama kita," ujarnya saat memberikan tausiyah di Acara Silaturahmi Keluarga Besar Setwapres, di auditorium Setwapres, Jakarta, Kamis (26/6).

Quraish mengungkapkan di masa kampanye ini, orang berlomba-lomba mendukung Capres-Cawapres idolanya. Padahal, luput dari itu semua, pernahkah menanyakan apa yang dikemaui atau dikehendaki Tuhan. Menurut Quraish, semua yang berkuasa, berupaya penuh untuk menjadi Pemimpin di negeri ini akan dikalahkan oleh kehendak Tuhan.

"Di masa kampanye ini, anda mau, dia mau, saya mau, tapi yang terlaksana maunya siapa? (Maunya) Tuhan. Tanamkan itu dalam hati," ujarnya.

Untuk itu, Quraish mengatakan berdoalah kepada semua pasangan Capres-Cawapres. Berdoa kepada Allah, berilah Presiden dan wakilnya, yang menurut KehendakNya adalah pilihan yang tebaik bagi bangsa.

"Doakan buat semua nomor satu, nomor dua ya Allah pilihkan yang terbaik bagi bangsa ini. (capres-cawapres) Yang tidak berhasil Ya Allah pilihkan dia tempat yang terbaik. Memangnya jadi presiden sudah jadi yang terbaik? Tanya tuh Pak Boediono," ujar Quraish sambil bercanda.

Quraish menambahkan, malu lah kepada Allah SWT yang bisa bangun jam 3 demi menonton piala dunia. Namun, sulit bangun untuk salat Tahajud.

"Malu rasanya bisa bangun jam 3 nonton piala dunia, gunakan waktu jeda 15 menit bisa menonton piala dunia. Malu dong sama Tuhan. Itu yang bisa meningkatkan kinerja kita ibadah kita," sindir Quraish. (mdk/tyo)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami