Jawaban Ketua KPK Firli Bahuri soal Aduan Pelanggaran Etik Naik Helikopter

Jawaban Ketua KPK Firli Bahuri soal Aduan Pelanggaran Etik Naik Helikopter
PERISTIWA | 26 Juni 2020 13:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri buka suara terkait dugaan pelanggaran etik dirinya yang diadukan ke Dewan Pengawas KPK. Firli diadukan ke Dewan Pengawas KPK lantaran menumpangi helikopter milik perusahaan swasta oleh Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI).

Meski buka suara, namun Firli masih enggan berkomentar lebih jauh soal aduan dugaan pelanggaran etik tersebut.

"Saya hanya kerja, dan kerja," ujar Firli saat dikonfirmasi, Jumat (26/6).

Firli juga sempat menyebut dirinya diadukan saat bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD. Namun sayang Firli enggan menjelaskan detail maksud pernyataannya.

"Hadir di rapat (bersama) Menkopolhukam juga saya diadukan," kata Firli.

Saat diminta untuk menjelaskan lebih jauh soal aduan terhadap dirinya, Firli hanya menegaskan bahwa dirinya tak terlalu memikirkan soal aduan.

"Saya tidak tahu persis. Saya hanya perlu sampaikan bahwa betul ketemu Menkopolhukam, hanya itu mas. Kita kerja saja mas. Masa waktu kita habis karena merespon kritikan dan aduan," kata Firli.

Sementara itu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar juga enggan berkomentar lebih jauh soal dugaan pelanggaran etik Firli. Menurut Lili, itu merupakan kewenangan Dewan Pengawas KPK.

"Kalau itu karena sudah menjadi ranahnya Dewas, kita serahkan kepada Dewas. Oke. Biarkan Dewas yang bekerja. Oke. Makasih," ujar Lili di Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (26/6).

Baca Selanjutnya: Diadukan MAKI ke Dewas KPK...

Halaman

(mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami