Jejak Harimau Sumatera Kembali Muncul di Kampar

PERISTIWA | 24 Januari 2020 14:07 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Jejak kaki Harimau Sumatera kembali muncul di Desa Trimanunggal dan Desa Mukti Sari, Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Peristiwa ini merupakan kedua kalinya. Sebelumnya jejak harimau itu ditemukan di Desa Kota Garo, Tapung Hilir, kabupaten yang sama.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III MB Hutajulu mengatakan, jejak satwa belang itu ditemukan di kawasan kebun plasma sawit blok 3P milik Yuli Hasibuan.

"Posisi jejaknya tak jauh dari pemukiman warga," ujar Hutajulu, Jumat (24/1).

Penemuan jejak kucing besar yang kini dilindungi oleh negara akibat jumlahnya yang terus menurun tersebut dilaporkan masyarakat Rabu (22/1) kemarin.

"Menindaklanjuti temuan itu, kami dibantu tim polisi kehutanan dan aparat setempat meninjau lokasi ditemukannya jejak harimau itu," kata Hutajulu.

Namun, jejaknya hewan bertaring itu sudah mulai hilang karena terkena hujan sejak kemarin. Tapak kaki tersebut berukuran panjang 14 Centimeter dengan lebar 12 Cm.

"Diperkirakan jejak tersebut merupakan jejak harimau dewasa. Kita menduga harimau ini dari Taman Hutan Raya (Tahura) yang berada di wilayah Minas," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Saat ini, tim melakukan sosialisasi terkait kemunculan Harimau Sumatera dengan membagikan poster. Poster itu berisi cara penanganan apabila terjadi perjumpaan dengan satwa dilindungi tersebut.

Rencananya Balai Besar KSDA Riau akan kembali menurunkan timnya untuk melakukan sosialisasi mitigasi konflik Harimau Sumatera. Pihaknya bersama aparat pemerintah desa setempat telah sepakat untuk membentuk desa ramah konflik satwa liar dengan langkah awal membentuk Group Penanggulangan Konflik Satwa (GPKS) tingkat desa.

"Kita mengimbau kepada masyarakat agar untuk sementara mengurangi aktivitas berkebun di malam hari. Apabila melakukan aktivitas diharapkan untuk berkelompok, tidak seorang diri," tuturnya.

Tim meminta jika perangkat desa dan masyarakat menemukan kembali jejak baru, sisa kotoran atau bekas cakaran satwa segera menginformasikan kembali ke Balai Besar KSDA Riau di nomor call centre 081374742981. (mdk/ray)

Baca juga:
Satu Harimau Tertangkap di Muara Enim, Patroli Daerah Rawan Masih Berlangsung
Harimau Pemangsa Manusia Ditangkap, Gubernur Sumsel Minta Warga Kembali Berkebun
Dibawa ke Lampung, Harimau Masuk Perangkap di Muara Enim Dicek Feses & Darahnya
Harimau yang Diduga Tewaskan 6 Warga Sumsel Berhasil Ditangkap dengan Umpan Kambing
Sarung Golok Selamatkan Petani Muara Enim dari Serangan Harimau

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.