Jejak Masa Kecil Tjahjo Kumolo di Semarang

Jejak Masa Kecil Tjahjo Kumolo di Semarang
Tjahjo Kumolo. ©2015 Merdeka.com
NEWS | 2 Juli 2022 09:00 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo tutup usia. Sebelum masuk kedua politik, ternyata politikus PDIP itu menuntun ilmu dan tinggal di Semarang.

Semasa kecil, Tjahjo menempuh ilmu dari SD hingga masa kuliah dan tinggal di Jalan Citarum Utara No 16, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Kota Semarang menjadi tempat Tjahjo Kumolo untuk menimba ilmu. Mulai pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga lulus dari Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip).

Karir politik yang dijalani Tjahjo Kumolo tak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan kedua orangtuanya. Di mana pada era Orde Baru, kedua orang tua Tjahjo Kumolo merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Kemudian, pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Tjahjo Kumolo dipercaya untuk menduduki posisi menteri. Pada 2014-2019 lalu, kader PDIP itu diamanahi jabatan Menteri Dalam Negeri Indonesia.

Mendekati masa akhir jabatannya, Tjahjo Kumolo juga sempat menjadi Pelaksana Tugas Menteri Hukum dan Asasi Manusia sebelum kemudian dilantik sebagai Menteri PAN-RB pada 23 Oktober 2019.

2 dari 3 halaman

Ruang Khusus di Rumah Masa Kecil Tjahjo

di rumah masa kecil tjahjo rev1

Rumah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo di Jalan Citarum Utara No.16 Semarang masih ditempati keponakannya bernama Adrin Rachmatsyah (27).

Meski ditempati setiap harinya, dia tidak pernah menjamah satu ruangan milik Tjahjo Kumolo. Sebab, ruangan itu seringkali dikunci karena memiliki banyak barang berharga.

"Banyak barang berharga soalnya. Jadi kami sebagai pemilik rumah tidak pernah melewati ruangan ini. Seringnya lewat samping. Sekarang yang tinggal di sini bapak saya adik ipar Pak Tjahjo," kata Adrin Rachmatsyah.

Di rumahnya terdapat satu ruangan terdapat banyak barang milik menteri PAN-RB itu.

"Ada penghargaan, patung, lukisan lalu juga motor klasik. Terus ada juga buku, ibuku satu rak lemari," terangnya.

Saat ditanya terakhir bertemu sosok Tjahjo Kumolo, ia mengaku baru sebulan yang lalu. Selain itu, ia menyebut jika Tjahjo hanus pulang saat 3 bulan atau 4 bulan sekali.

"Tidak pasti. Soalnya kita tahu sendiri di sana beliau sibuk," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Bangun Jalan untuk Warga

untuk warga rev1

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menyisakan kenangan bagi warga di Kelurahan Mlatiharjo, Semarang.

Tjahjo berkontribusi dalam pengembangan lingkungan, baik sumberdaya manusia (SDM) maupun infrastruktur. Infrastruktur jalan yang dibangun sepanjang 400 meter telah dibangun dengan paving oleh Tjahjo Kumolo pada 2017 lalu.

"Beliau telah membantu pavingisasi jalan kampung dengan rata," kata Ketua RW 06 Mlatiharjo, Hari Bowo saat ditemui di rumah Jalan Citarum Utara Nomor 16, Jumat (1/7).

Terkait pengembangan SDM, Tjahjo pernah berkontribusi dalam bentuk diskusi dan solusi kepada masyarakat secara langsung. Semasa hidup, almarhum adalah sosok yang dianggap baik di lingkungan sekitarnya di Kota Semarang.

"Beliau baik sekali dengan lingkungan sekitar. Seringkali kalau ada permasalahan beliau memberikan solusi," ungkapnya.

(mdk/fik)

Baca juga:
Ganjar Kenang Momen Terakhir dengan Thjahjo Kumolo di Acara Pernikahan Adik Jokowi
Tak Lupa Kampung Halaman, Tjahjo Kumolo Pernah Bangun Jalan untuk Warga
Menaker: Tjahjo Kumolo Dedikasikan Sebagian Hidupnya untuk Bangsa dan Negara
Suasana Rumah Duka Tjahjo Kumolo
Sempat Jenguk Tjahjo Kumolo, Mahfud MD: Sudah Tidak Bisa Berkomunikasi
Duka Keluarga Iringi Pemakaman Tjahjo Kumolo di TMP Kalibata
Cerita Wapres Soal Rajinnya Tjahjo Kumolo sebagai Menteri: Laporan dalam Bentuk Buku

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini