Jelang Lebaran, 1.000 Rumah di Samarinda Terendam Banjir

Jelang Lebaran, 1.000 Rumah di Samarinda Terendam Banjir
PERISTIWA | 23 Mei 2020 19:55 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Dua hari jelang lebaran Idul Fitri, ribuan rumah di kota Samarinda, Kalimantan Timur, terendam banjir. Ketinggian air mencapai hingga 1 meter. Warga pun berangsur mulai mengungsi.

Pantauan merdeka.com, banjir mulai merendam permukiman sejak Jumat (22/5) siang kemarin, disebabkan guyuran hujan hingga 7 jam lamanya. Tercatat, hujan intensitas deras mulai mengguyur pukul 03.30 Wita hingga 10.30 WITA.

Hujan deras berimbas kenaikan tinggi muka air (TMA) di Bendung Benanga di Lempake, Samarinda, Utara. Hingga sore ini, sudah berada di level merah pada TMA 100 centimeter.

Tingginya Debit Bendungan Benanga yang bermuara pada Sungai Karang Mumus (SKM) mengakibatkan sungai turut meluap, dan merendam rumah di sepanjang aliran sungai. Seperti di kawasan Perum Bengkuring di Sempaja Utara, Perum Griya Mukti Sejahtera di Gunung Lingai, hingga di kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pemuda, kelurahan Temindung Permai.

"Bisa dilihat sendiri, banjir sekarang berwarna kecokelatan keruh lumpur," kata Sadi (39), warga Gunung Lingai, kepada merdeka.com, Sabtu (23/5).

Sadi menduga, maraknya aktivitas pembukaan lahan hijau di bagian utara kota Samarinda, benar-benar berimbas buruk banjir kali ini.

"Karena itu tadi, air banjir warna lumpur. Kalau air banjir dari luapan Benanga saja tidak seperti ini," ujarnya.

Warga lainnya, Seno (42), yang tinggal di kawasan Perumnas Bengkuring tidak menyangka, banjir kembali terjadi lebaran tahun ini. Apalagi, TMA Bendung Benanga sudah berada di level merah.

"Tahun 2019 kemarin kan, lebaran hari ketiga banjir, dua pekan baru surut. Sekarang, 2 hari jelang lebaran. Saya mengungsi malam ini. Karena air sudah 1 meteran, kasihan anak istri saya," terang Seno.

Sampai pukul 19.30 WITA malam ini, ketinggian air terus merangkak naik. Sebab, di bagian utara kota Samarinda, air banjir yang bermuara ke Bendung Benanga, belumlah surut. "SKM bisa benar-benar meluap lagi ini," pungkas Seno. (mdk/fik)

Baca juga:
Jelang Lebaran, 1.000 Rumah di Samarinda Terendam Banjir
Data Banjir di Sulsel, Sulbar, NTT dan Aceh
Dua Bendungan Jebol, Banjir Bandang Sapu Amerika Serikat
Dua Rumah Hanyut Akibat Banjir Sumba Timur
1.026 Rumah di 7 Kecamatan Aceh Timur Terendam Banjir
Banjir Kiriman dari Bogor Menyergap Bekasi
Hujan Deras di Bogor, Bekasi Siaga 1 Banjir

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami