Jelang Natal, Polisi Cegah Peredaran Alkohol di Jayawijaya

Jelang Natal, Polisi Cegah Peredaran Alkohol di Jayawijaya
Polresta Jayapura Kota Amankan 295 Minuman Keras Ilegal. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 4 November 2020 22:34 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Personel Kepolisian Resor Jayawijaya, Polda Papua sudah disiagakan untuk mencegah peredaran minuman beralkohol baik oplosan maupun minuman keras berlabel jelang hari Natal dan tahun baru. Tujuannya untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Dominggus Rumaropen mengatakan, minuman keras menjadi pemicu konflik sehingga dalam rangka Natal dan tahun baru polisi meningkatkan razia ke tempat-tempat yang berpotensi sebagai titik produksi minuman keras.

"Saya imbau, kalau pembuat minuman berakohol tertangkap, dia akan merayakan tahun baru di dalam lembaga pemasyarakatan (LP) karena kami akan proses hukum, tidak akan dibebaskan, sebab minuman keras itu pemicu konflik di akhir tahun," katanya seperti dilansir dari Antara, Rabu (4/11).

Dia mengungkapkan, sebanyak 16 orang pembuat minuman keras oplosan yang diringkus polisi sudah diproses hingga tahap dua ke pengadilan, dengan penerapan Undang-Undang Pangan agar sanksinya efektif atau memberikan efek jera.

Menurutnya, tingkat kejahatan biasa meningkat pada bulan-bulan memasuki akhir tahun seperti November hingga Desember. Polisi telah melakukan razia yang melibatkan kekuatan pleton.

Dominggus memastikan Jayawijaya sebagai sentral perekonomian, pemerintahan untuk beberapa kabupaten di wilayah pegunungan sehingga akan mendorong banyaknya aktivitas masyarakat.

"Biasanya mobilitas akhir tahun yang juga jelang hari raya yang tinggi, bisa memicu munculnya gangguan kamtibmas seperti jambret, pencurian sehingga kami tetap mengimbanginya dengan meningkatkan kegiatan kepolisian," terangnya.

Jayawijaya merupakan sentral perekonomian sebab hingga kini sebagian besar kebutuhan sembilan bahan pokok yang diangkut ke daerah pegunungan tengah dengan pesawat, melalui Bandara Wamena, lalu didistribusikan lagi dengan mobil ke Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, Mamberamo Tengah, bahkan Kabupaten Yalimo. (mdk/fik)

Baca juga:
Dua Warga Depok Meninggal, Diduga Usai Tenggak Miras Oplosan
Polisi: Kasus 5 Jasad ABK di Freezer Kapal Nalayan Tidak Penuhi Unsur Pidana
Lima ABK Kapal Penangkap Ikan Diduga Tewas Akibat Minum Oplosan Alkohol 70 Persen
Lima Jenazah di Lemari Pendingin Kapal Nelayan Diduga Korban Miras Oplosan
Pesta Miras Oplosan Dekat Kantor Bupati, Warga Tigaraksa Tewas
Penjual Miras Ciu Menewaskan 5 Orang di Tangerang Ditangkap Polisi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami