Jelang Natal, Polri Fokuskan Pengamanan Gereja dan Jemaat Beribadah

PERISTIWA | 14 Desember 2019 13:01 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan untuk TNI, Polri dan BIN terus bersinergi melakukan pencegahan, penangkalan dari setiap potensi gangguan keamanan menyambut Natal dan Tahun Baru 2020. Polri menyatakan kesiapannya.

"Pada prinsipnya Polri akan memberikan rasa aman dan mengajak peran serta masyarakat untuk menjaga rumah kita sendiri," ucap Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Argo Yuwono, saat dihubungi, Sabtu (14/12).

Argo mengatakan, Polri juga akan mengawasi jalannya pengamanan Natal di beberapa titik agar tak terjadi sweeping saat umat Kristiani menjalankan ibadah.

"Tempat ibadah dan orang yang beribadah, parkir dan pengaturan jalan (titik fokus pengamanan jelang Natal)," sambungnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta semua pihak menjaga toleransi dan kerukunan jelang perayaan natal dan tahun baru. Ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas Persiapan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Kita harus terus memperkuat nilai-nilai toleransi, kerukunan, nilai-nilai persaudaraan di antara sesama anak bangsa. Sehingga dalam menjelang Natal dan tahun baru kenyamanan, rasa aman masyarakat bisa kita hadirkan," kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (13/12).

Mantan Wali Kota Solo ini juga mengingatkan TNI, Polri dan BIN untuk terus bersinergi dalam melakukan tindakan pencegahan, penangkalan dari setiap potensi gangguan keamanan jelang tahun baru 2020.

"Kita ingin menghadirkan rasa aman di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Jokowi Ingatkan Soal Kerukunan dan Toleransi Jelang Natal dan Tahun Baru
Berkah Natal untuk Perajin Patung Pulomas
Polisi Prediksi Puncak Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 21 Desember 2019
Menko Mahfud Usul Ada Fasilitas BBM Keliling Bantu Pemudik Natal dan Tahun Baru
Mahfud Md: Terorisme Jadi Atensi Kerawanan Natal dan Tahun Baru 2019
Pernak-pernik Natal Mulai Diburu Warga

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.