Jembatan Antar Desa Rusak Diterjang Banjir, 37 Kepala Keluarga di Jember Terisolasi

Jembatan Antar Desa Rusak Diterjang Banjir, 37 Kepala Keluarga di Jember Terisolasi
37 Kepala Keluarga Terisolasi. Antara
NEWS | 9 Maret 2022 15:33 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - 37 Kepala keluarga dikabarkan terisolasi akibat jembatan penghubung yang menghubungkan Desa Manggisan dengan Desa Darungan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terputus. Jembatan itu terputus karena diterjang banjir luapan sungai pada Selasa (8/3) sore hingga malam.

"Terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di beberapa wilayah di Jember dan air Sungai Sumber bulus DAS Tanggul mengalami kenaikan yang mengakibatkan jembatan terbawa arus," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo saat dikonfirmasi per telepon di Jember, Rabu (9/3).

Menurut dia, ada dua lokasi yang terdampak banjir luapan sungai yakni Desa Darungan di Kecamatan Tanggul yang menyebabkan jembatan tidak dapat dilewati karena terhalang air yang meluap karena tingginya curah hujan tidak mampu menampung debit air yang cukup besar. Namun tidak sampai merendam permukiman karena kawasan di sana adalah perkebunan.

"Lokasi yang kedua yakni di Dusun Meger Sari Gondang, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul yang menyebabkan jembatan penghubung Desa Manggisan dan Desa Darungan terputus, di sana terdapat 37 KK," tutur dia.

Dia mengatakan, petugas mengalami kendala untuk menuju ke lokasi terdampak banjir luapan yakni akses ke lokasi sudah terkendala jalan berbatu dan kurangnya penerangan jalan pada Selasa (8/3) malam.

"Petugas tidak bisa melakukan assesment ke Dusun Mager Sari Gondang di Desa Manggisan karena kondisi masih hujan dan akses jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan," kata dia.

2 dari 2 halaman

Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Heru mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem dan warga yang berada di bantaran sungai untuk lebih meningkatkan kesiagaannya ketika hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.

Sementara Camat Tanggul Fariqul Mashudi mengatakan debit air sungai yang cukup deras menyebabkan jembatan kayu berukuran lebar 2 meter dan panjang 6 meter yang berada di kawasan Perkebunan New Zealand hanyut diterjang banjir.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun ada 37 KK yang juga pekerja kebun terdampak akibat putusnya jembatan kayu tersebut, sehingga mereka harus memutar jauh ke desa satunya," katanya.

Menurut dia akses menuju ke lokasi terputusnya jembatan tidak permanen itu sangat sulit, sehingga pihaknya berkoordinasi dengan pihak perkebunan untuk segera membangun jembatan darurat sebagai akses warga Desa Darungan menuju ke Desa Manggisan atau sebaliknya. (mdk/gil)

Baca juga:
Korban Hilang Akibat Banjir Bandang Malang Ditemukan Meninggal Dunia
Banjir Bandang Landa Malang, Satu Warga Hilang
Banjir di Klaten, 295 Rumah Hingga Ponpes Terdampak
Sungai Lawean dan Rejoso Meluap, 340 Rumah di Pasuruan Terendam Banjir
Banjir dan Longsor Landa Minahasa Selatan, 97 KK Terdampak
1.312 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Tanah Laut
2 Rumah Hanyut Diterjang Banjir di Barru Sulsel, Bak Drump Truk Terangkat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini