Jembatan Darurat Penghubung Desa yang Terisolir di Sukajaya Bogor

PERISTIWA | 26 Januari 2020 21:04 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - TNI bersama warga akhirnya memasang jembatan sementara untuk memudahkan pengiriman logistik ke Kampung Ciparengpeng, Kampung Cijairin dan Kampung Ciear, Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Kampung tersebut terisolir akibat bencana banjir bandang dan longsor beberapa waktu lalu.

Sejak Sabtu (25/1), jembatan itu telah membentang, tepat di titik jembatan permanen yang hancur diterjang banjir bandang pada Rabu (1/1) lalu. Sebelum ada jembatan sementara dari kayu dan bambu, warga harus melintasi jembatan dari beberapa batang bambu.

Meski begitu, tetap saja setelah melewati jembatan baru ini, warga harus memanjat tebing dengan tinggi sekitar 80 meter dengan kemiringan 75 derajat, untuk menuju ke jalan yang bisa dilintasi sepeda motor.

"Ini untuk memudahkan pengiriman logistik. Kami dibantu warga membuat jembatan ini. Sebelumnya, dari atas itu logistik diturunkan dengan flying fox dan warga menyeberang jembatan bambu yang berbahaya," kata Danrem 061/Suryakancana, Brigjen Novi Helmy Prasetya, Minggu (26/1).

Tiga kampung tersebut kehilangan akses utama dari perbatasan Kampung Cileuksa Ilir. Sehingga perlu dibuatkan jalan baru agar bisa dilintasi kendaraan yang akan keluar masuk tiga kampung yang terisolir.

"Permasalahannya kan hanya akses yang terputus dan di sekitar jembatan bambu ini, rentan longsor, jadi perlu diperkuat dan dibuatkan jalan baru tanpa harus direlokasi," kata dia. (mdk/noe)

Baca juga:
Bima Arya Yakin Selesaikan Masalah Pembangunan GKI Yasmin
Aspal di Jalan Raya Bogor-Jakarta Menggelembung, Pengendara Diminta Waspada
Program Penghapusan Denda Pajak PBB Kabupaten Bogor Berlangsung Sampai Juni 2020
Bima Arya Klaim Naturalisasi Ciliwung Sukses Kurangi Banjir di Bogor
Saat Imlek Jadi Ajang Pemersatu Lewat Bogor Street Festival
Ketemu Mahfud, Bima Arya Ingin Presiden Jokowi Nyaman Tinggal di Bogor

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.