Jemput 28 Kg Sabu & 13.500 Butir Ekstasi, Joni Iskandar Dijatuhi Hukuman Mati

PERISTIWA | 12 November 2019 20:03 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Joni Iskandar (39) dijatuhi hukuman mati. Dia dihukum maksimal karena terbukti bersalah menjemput lalu membawa 28 Kg sabu-sabu dan 13.500 Butir pil ekstasi.

Hukuman mati terhadap Joni dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Safril Batubara di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (12/11).

Warga Dusun IX Gg Bantan, Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut ini terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menjadi perantara jual beli narkoba bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram. Dia melanggar Pasal 112 (2) jo Pasal 132 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika seperti dakwaan primair.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa tersebut dengan pidana mati," ucap Safril.

Putusan maksimal ini sama dengan tuntutan. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Wahyuni juga meminta agar Joni dijatuhi hukuman mati.

Majelis hakim memberi kesempatan kepada Joni dan JPU untuk menyikapi putusan itu. Mereka diberi waktu berpikir selama sepekan.

1 dari 2 halaman

Ditangkap di Serdang Bedagai

Berdasarkan dakwaan, Joni yang hanya tamatan sekolah dasar (SD) itu diringkus tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut di Simpang Tiga Matapao, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, Sumut, pada 22 Februari 2019 lalu.

Joni mengaku diperintahkan oleh tersangka Ayaradi (DPO) untuk mengambil narkoba dari tersangka Bah Utuh (DPO) di Sialang Buah Desa Matapao, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai (Sergai). Dia dijanjikan upah Rp50 juta.

Sesampai di lokasi yang dijanjikan, terdakwa kemudian bertemu dengan tersangka Bah Utuh. Di sana dia kemudian memindahkan dua goni narkoba ke dalam mobil yang dikendarainya.

Kemudian terdakwa pun melanjutkan perjalanan menuju Medan. Saat sampai di Simpang Tiga Matapao, tiba-tiba mobil yang dikendarai terdakwa dihentikan petugas Ditresnarkoba Polda Sumut. Kendaraan itu digeledah.

Petugas menemukan dua goni putih mencurigakan di belakang mobil terdakwa. Selanjutnya polisi menyuruh terdakwa untuk membukanya.

2 dari 2 halaman

Dikemas dalam Kemasan Teh

Dari goni pertama petugas menemukan 15 bungkus kemasan teh cina warna hijau bertuliskan 'Qing Shan' berisi sabu-sabu. Setelah ditimbang berat bersih 15.926,1 Gram.

Kemudian di goni kedua, ditemukan 7 bungkus plastik kopi Malaysia warna cokelat bertuliskan 'Alicafe' berisi sabu-sabu. Setelah ditimbang beratnya 7.517 gram brutto. Ditemukan pula plastik bening berisi sabu-sabu. Setelah ditimbang berat kotornya 4.589 gram.

Selain itu, ada pula 3 bungkus kemasan aluminium foil. Isinya 13.500 butir pil ekstasi oranye bertuliskan 'Kenzo'. Total 28 Kg Sabu-sabu dan 13.500 Butir pil ekstasi yang disita dari tangan Joni.

Sabu-sabu dan ekstasi itu rencananya dibawa ke Medan. Namun, Joni mengaku belum mengetahui kepada siapa barang haram itu akan diserahkan. (mdk/ray)

Baca juga:
Said Aqil: Teroris Ngeri, Tetapi Paling Ngeri Narkoba
VIDEO: Dinyatakan Bersalah, Jefri Nichol Dihukum 7 Bulan Rehabilitasi
Seorang Pemuda Dibekuk Usai Transaksi Narkoba di Bawah Stasiun MRT Haji Nawi
Tanam Ganja di Halaman Rumah, Pemuda di Bondowoso Dibekuk Polisi
Jefri Nichol Divonis 7 Bulan Rehabilitasi Atas Kasus Narkoba