Jenazah BJ Habibie Akan Dibawa ke Rumah Duka di Patra Kuningan

PERISTIWA | 11 September 2019 18:44 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSPAD sejak 1 September lalu. Presiden ke-3 Indonesia itu meninggal di usia 83 tahun.

"Dari RSPAD akan dibawa ke rumah duka beliau di Kuningan (Patra Kuningan, Jakarta Selatan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di RSPAD, Rabu (11/9).

"Semoga keluarga diberi ketabahan, kesabaran dan keluarganya bisa lanjutkan yang dicita-cita Bapak Profesor BJ Habibie semasa hidupnya," tambah Jokowi.

Sebelumnya, Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof dr Azis Rani dalam keterangan resminya menyebut bahwa Habibie masuk RSPAD sejak 1 September 2019. Ia ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

"Dalam perawatan sekarang diperlukan pengobatan yang komprehensif, mencakup berbagai gangguan organ yang terjadi," ujar Azis Rani, Selasa (11/9/2019)

Habibie juga sempat dirawat di Jerman setelah mengalami kebocoran klep jantung.

Baca juga:
Perjalanan Hidup BJ Habibie Hingga Sukses Meniti Karier
Mengenang Kerja Keras Habibie Bangun Industri Penerbangan Nasional
AHY: Pak Habibie Kembali Bersama Istri Tercinta Ibu Ainun
Jokowi: BJ Habibie Negarawan yang Patut Dijadikan Contoh dan Teladan
BJ Habibie Wafat, Presiden Jokowi Sampaikan Duka Mendalam

(mdk/did)