Jenazah Kiper Persela Choirul Huda dibawa ke rumah duka

Jenazah Kiper Persela Choirul Huda dibawa ke rumah duka
Kiper Persela Choirul Huda. ©Bola.net
PERISTIWA | 15 Oktober 2017 18:31 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Kiper Persela Choirul Huda meninggal dunia setelah bertabrakan dengan rekan satu tim Ramon Rodrigues dan penyerang Semen Padang Marcel Sacramento, di Stadion Surajaya, Lamongan.

Choirul Huda sempat dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan. Namun nyawanya tak tertolong. Dia mengembuskan napas sekira pukul 17.30 WIB. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Lamongan.

"Jam setengah enam. Jenazah sudah dibawa ke kediaman," kata sekuriti RSUD dr Soegiri, Udin kepada merdeka.com, Jumat (15/10).

Huda sempat tak sadarkan diri sehingga harus mengakhiri laga kontra Semen Padang saat memasuki menit ke-45. Oleh petugas medis Huda sempat diberikan alat bantu pernapasan dari tabung oksigen.

Pemain yang membela Persela Lamongan sejak 1999 ini lalu dibawa dengan mobil ambulans ke UGD RSUD dr Soegiri. Ternyata takdir berkata lain, pemain senior ini mengembuskan napas terakhirnya. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami