Jenazah Pelajar Korban Penembakan di Ilaga Papua Belum Dievakuasi

Jenazah Pelajar Korban Penembakan di Ilaga Papua Belum Dievakuasi
PERISTIWA | 22 November 2020 18:17 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Kapolres Puncak, Papua, AKBP Decky Saragih mengakui jenazah Atanius Murib, pelajar SMA 1 Ilaga yang menjadi korban penembakan Jumat (20/11) belum dievakuasi. 16 Orang warga sipil yang termasuk keluarga korban hingga kini belum berangkat ke lokasi.

"Belum ada informasi lanjut dari keluarga kenapa tim tersebut belum berangkat," kata AKBP Saragih dilansir Antara, Minggu (22/11).

Dia mengakui sudah menjadi kesepakatan yang dilakukan Sabtu (21/11) bila yang mengevakuasi jenazah Atanius adalah keluarga dan warga yang berjumlah 16 orang.

Tidak dilibatkannya aparat keamanan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena di wilayah itu masih terdapat KKB dan lokasinya yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 jam.

Dari keterangan Manus Murib, pelajar SMK Gome yang selamat karena berpura-pura mati dan kemudian melarikan diri TKP berada di hutan belantara antara Distrik Agandume dan Distrik Gome.

"Sampai saat ini juga belum diketahui siapa pelaku penembakan," kata Saragih.

Manus Murib, Sabtu (21/11) dievakuasi ke Timika untuk mendapat perawatan di RSUD setempat. (mdk/ray)

Baca juga:
Korban Penembakan di Ilaga Papua 2 Pelajar, 1 Selamat Usai Berpura-pura Mati
KKB Tembak Dua Warga Sipil di Sinak Papua, Satu Orang Tewas
Kelompok Kriminal Bersenjata Tembak 2 Warga Papua di Ilaga
Komnas HAM Temui Jokowi Bahas Temuan Terkait Penembakan di Intan Jaya
TNI Belum Punya Cukup Bukti untuk Tetapkan Tersangka Penembakan Pendeta Yeremia

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami