Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Helikopter MI-17 akan Dibawa ke Kupang

Jenazah Pratu Yanuarius Loe, Korban Helikopter MI-17 akan Dibawa ke Kupang
PERISTIWA | 17 Februari 2020 11:27 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - 12 jenazah anggota TNI yang menjadi korban jatuhnya Heli MI-17 berhasil diidentifikasi. Salah satunya adalah Pratu Yanuarius Loe (Tamtama Bantuan Senjata Otomatis). Jenazah Pratu Yanuarius Loe akan diterbangkan ke Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (17/2) besok.

Danrem 161/WS Kupang, Brigjen TNI Syaiful Rahman kepada wartawan menjelaskan, jenazah Pratu Yanuarius direncanakan akan tiba di Kupang Selasa besok. Pihaknya telah menyediakan pelayanan garnisum, untuk mengantar jenazah ke Desa Rembesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.

"Proses evakuasi pertama itu tanggal 17 hari ini, untuk daerah Jawa. Sedangkan ke Kupang itu tanggal 18 besok," ujarnya, Senin (17/2).

Menurut Syaiful, saat ini jenazah Pratu Yanuarius masih disemayamkan di Papua, karena pemberangkatan seluruh jenazah ke Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta baru dilakukan hari ini.

"Kita sedang lakukan koordinasi dengan keluarga bagaimana teknisnya, karena memang dia punya hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), namun kalau keluarga inginkan di pemakaman keluarga ya kita sedang koordinasikan," ujarnya. (mdk/cob)

Baca juga:
8 Jenazah Kecelakaan Heli MI 17 Diterbangkan ke Semarang dan Surabaya
Pangdam Cenderawasih Pastikan Heli MI-17 Jatuh Karena Faktor Cuaca
10 Jenazah Korban Kecelakaan Heli MI 17 Sudah Teridentifikasi
12 Jenazah Penumpang dan Awak Heli MI 17 Sudah Dievakuasi ke Oksibil
12 Jenazah Penumpang Heli MI 17 Ditemukan
Puing Heli MI 17 Ditemukan di Pegunungan Bintang, Evakuasi Korban Terkendala Lokasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami