Jenazah Warga Singapura Tenggelam di Banten Diserahkan ke Keluarga

PERISTIWA | 4 Desember 2019 12:47 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menyerahkan jenazah warga Singapura yang tewas tenggelam di perairan Banten, Minggu (11/4) kepada keluarganya. Jenazah diserahkan melalui Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia, Rabu (4/12) siang.

"Korban teridentifikasi atas nama Wan Bzng Yang. Jenazah berhasil kita kenali setelah dilakukan otopsi sebulan lebih di RS Polri," kata Kepala Instalasi Forensik RS Polri Kombes Polisi Edy Purnomo di Jakarta.

1 dari 2 halaman

Kondisi Jenazah Rusak

RS Polri telah menerima kiriman jenazah korban pada 11 Oktober 2019 dalam kondisi sudah rusak. Petugas sulit mengenali ciri-ciri korban.

Saat itu, satu-satunya petunjuk bahwa jenazah merupakan WNA yang tenggelam di perairan Pulau Sangiang, Serang, Banten, adalah pakaian selam warna hitam yang dikenakan.

Jenazah ditangani oleh Tim Medis dari Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri dengan menelusuri identitas korban melalui informasi fisik yang dihimpun selama proses autopsi.

"Proses autopsi berjalan agak lama karena jenazahnya terendam di air laut beberapa hari dan banyak terkontaminasi air laut yang merusak sampel DNA," katanya.

Tim DVI mengambil beberapa kali sampel mulai dari daging, rambut sampai tulang untuk mengetahui DNA korban. Setelah DNA dan jasad korban didapat, petugas masih kesulitan mencari data pembanding sebab keberadaan keluarga belum diketahui.

Selanjutnya petugas berupaya membuat sketsa wajah korban, namun terkendala fisik wajah yang sudah membengkak dan rusak.

"Jadi pengambilan DNA ini agak lama terutama pembandingnya. Karena keluarga di Singapura dan tinggal di Singapura," ujar Edi.

2 dari 2 halaman

Koordinasi dengan Kedubes Singapura

Pihaknya pun berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Singapura melalui jaringan Interpol.

"Setelah diketahui keluarganya, kendala selanjutnya adalah mengambil sampel DNA posmortem dan menunggu DNA antemortem datang dari luar negeri. Itu yang membuat prosesnya lama," katanya. Seperti diberitakan Antara.

Akhirnya jenazah telah diserahterimakan kepada keluarga yang diwakili pihak Kedutaan Besar Singapura untuk Indonesia bertempat di RS Polri Kramat Jati pada pukul 10.00 WIB. (mdk/gil)

Baca juga:
Diduga Kena Serangan Jantung, Sopir Truk Ditemukan Tewas di Kendaraannya
Dikira Tidur, Pria Paruh Baya Ditemukan Warga Meninggal Dalam Mobil di Karawang
2 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin
Frustasi Dicerai Istri, Suami di Serang Gantung Diri & Minum Racun Serangga
Siswi SMA Hamil 4 Bulan Tewas Bersimbah Darah, Penuh Luka Tusuk
Geger Penemuan Jasad Satpam Mengambang di Kali Cisadane
Polisi Periksa Staf Jamaluddin, Hakim PN yang Diduga Dibunuh

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.