Jenderal Gatot ngaku gerah alutsista uzur, janji beli yang baru

PERISTIWA | 1 Juli 2015 19:22 Reporter : Rizky Andwika

Merdeka.com - Calon Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berjanji akan melakukan modernisasi alutsista apabila telah menjabat sebagai Panglima TNI. Menurutnya, keinginan dia tersebut sejalan dengan keinginan pemerintah yang juga sudah gerah dengan alutsista TNI yang memang dikenal sudah uzur dan tak layak pakai.

"Ini sudah sejalan dengan Kabinet Kerja yang akan meningkatkan anggaran 1,5 persen dari PDB (produk domestik bruto)," kata Gatot saat memaparkan gagasannya dalam fit and proper test di Komisi I DPR, Rabu (1/7).

Gatot menegaskan nantinya dia akan menghentikan penambahan alutsista yang berasal dari hibah. Sebab, diketahui, alutsista yang berasal dari hibah kerap menimbulkan masalah seperti Jet Tempur F-16.

"Saya akan memastikan semua alutsista siap dioperasikan," terangnya.

Selain itu, mantan Pangkostrad ini akan lebih mengutamakan alutsista yang merupakan produksi dalam negeri. Pembelian alutsista produk luar negeri akan terpaksa dilakukan, apabila produksi dalam negeri sudah tak mampu memproduksi alutsista yang dibutuhkan oleh TNI.

Untuk mengimbangi niatannya tersebut, Gatot akan memaksimalkan kemampuan para prajurit sehingga dapat cakap menggunakan alutsista yang modern tersebut.

"Pembinaan satuan dilakukan antara lain meningkatkan kemampuan dasar prajurit, meliputi mahir menembak, beladiri militer dan pengoperasian teknologi," katanya.

Baca juga:

Jika jadi Panglima TNI, Jenderal Gatot utamakan bangun AL dan AU

Calon Panglima TNI sampaikan visi dan misi di hadapan Komisi I DPR

Komisi I akan ingatkan calon Panglima TNI tolak hibah Alutsista

Di DPR, Jenderal Gatot baca situasi global hadapi uji kepatutan

PDIP pasang badan muluskan Jenderal Gatot jadi Panglima TNI

(mdk/tyo)