Hot Issue

Jenderal 'Korban' Kerumunan Massa Rizieq Syihab

Jenderal 'Korban' Kerumunan Massa Rizieq Syihab
PERISTIWA | 17 November 2020 06:42 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - "Tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan."

Alasan itulah yang menyebabkan dua Jenderal di Tubuh Korps Bhayangkara dicopot!

Keduanya yakni, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi Novianto. Protokol kesehatan yang dimaksud adalah dua 'hajatan' pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab.

Di wilayah hukum Polda Metro Jaya adalah hajatan pernikahan Rizieq yang menyebabkan kerumunan massa dan jauh dari penerapan protokol kesehatan, Minggu (15/11).

Dua hari sebelumnya, yakni Jumat (13/11) terjadi di wilayah hukum Polda Jabar yakni membludaknya massa Rizieq Syihab di kawasan Simpang Gadog, Megamendung, Kabupaten Bogor. Mereka menanti kedatangan Rizieq yang akan hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Syariah.

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Senin (16/11).

"Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," tuturnya.

Argo menambahkan, sesuai dengan TR Kapolri No. ST3222/XI/Kep/2020 tanggal 16 November 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri yaitu Irjen Nana Sudjana Kapolda Metro Jaya diangkat jabatan baru sebagai kors ahli Kapolri.

"Kemudian Irjen Muhammad Fadil Imran Kapolda Jawa Timur diangkat jabatan baru sebagai Kapolda Metro Jaya. Kedua Irjen Rudi Sufahriadi Kapolda Jawa Barat diangkat dalam jabatan baru sebagai Widekswara Tingkat 1 Lemdiklat Polri. kemudian penggantinya Irjen Ahmad Dofiri sebagai Kapolda Jawa Barat," tegasnya.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD mengakui sebelum mencopot kedua Jenderal, Kapolri Jenderal Idham Azis sempat dipanggil Presiden Joko Widodo.

"Saya didampingi oleh Panglima TNI Bapak Jenderal Hadi Tjahjanto. Lalu di sebelah kiri saya ini Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy karena Pak Kapolri sedang ada tugas lain dipanggil Presiden," kata Mahfud Md sebelum lanjut menyapa Kepala BIN Budi Gunawan hingga Kepala Satgas Covid-19 Doni Monardo.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Pemerintah memperingatkan kepala daerah...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami