Jenderal Moeldoko naikkan grade Lanud Tarakan dari menjadi tipe B

PERISTIWA » MAKASSAR | 6 Juli 2015 21:43 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan Landasan Udara (Lanud) Tarakan diubah menjadi status tipe B lantaran pesawat atau helikopter mendarat secara ilegal di sekitar Kalimantan. Lanud Tarakan sebelumnya berstatus tipe C.

"Sudah saya tanda tangan kemarin, dari tipe C ke tipe B," kata Moeldoko di Mabes TNI, Jakarta, Senin (6/7).

Namun kekuatan pesawat tempur, kata dia masih dalam perencanaan Mabes TNI. Sebab, pesawat tempur akan disesuaikan untuk penempatan di setiap pangkalan udara.

"Nanti dulu, nanti akan disesuaikan karena Sukhoi sudah di Makassar, F-16 di Pekanbaru dan Madiun. Nanti kalau kami punya pesawat baru akan kami sesuaikan penempatannya," ujar dia.

Untuk diketahui, Helikopter swasta asal Malaysia nekat menerobos perbatasan Indonesia di Pos Aji Kuning, Sebatik, Kalimantan Utara. Kejadian ini membuat pelanggaran perbatasan yang dilakukan Malaysia sudah berlangsung sebanyak sembilan kali.

Danlanud Tarakan Letkol Pnb Tiopan mengaku kesulitan untuk mengantisipasi kejadian tersebut. Sebab, tidak ada pesawat tempur yang bisa dipakai untuk mengusir helikopter yang berisi menteri Malaysia.

"Kesulitan kita di Lanud Tarakan, kita tidak punya kekuatan tempur untuk menindak mereka. Karena pesawat ada di Makassar. Kami berharap ada pesawat tempur yang di sini buat siaga," keluh Tiopan, Senin (29/6) kemarin.

Menurutnya, keberadaan pesawat tempur sangat penting untuk menindak pelanggaran perbatasan yang dilakukan Malaysia.

"Seperti Sukhoi dulu, kan mereka tidak berani melintas. Tapi sekarang kan dibikin bergiliran. Nah kemarin di sini pas kosong (tidak pesawat tempur). Ini mereka sudah masuk perbatasan darat. Kalau udara di perbatasan, selama Januari-Mei sudah sembilan kali," tukas dia.

Baca juga:

'Tak bisa ditolerir jika helikopter Malaysia sengaja mendarat di RI'

Heli carteran menteri terobos Sebatik, Malaysia minta maaf pada RI

Helikopter carteran terobos Sebatik, Kemlu panggil Dubes Malaysia

Pelantikan Panglima TNI dan KaBIN tunggu jadwal Jokowi longgar

Hari ini Jenderal Moeldoko sampaikan laporan pencapaian TNI ke DPR

(mdk/tyo)

TOPIK TERKAIT