Jika Gagal Turunkan Angka Kemiskinan, Mensos Ari Batubara Siap Dicopot

PERISTIWA | 21 November 2019 23:49 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Menteri Sosial Juliari Pieter Batubara menargetkan program angka kemiskinan pada tahun 2020 bisa turun 8,5 persen dan paling konservatif 9 persen. Ia meminta setiap kepala daerah membangun kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Jadi kalau saya gagal jalankan program pemerintah siap diganti. Sekarang saja masih 9,4 persen. Target penurunan kemiskinan RPJMN yaitu 8,5 sampai 9 persen," kata Juliari Pieter Batubara usai bertemu Walikota Semarang, Kamis (21/11).

Dia mengungkapkan bahwa anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) untuk 2020 sebesar Rp63 triliun. Beberapa program telah disiapkan untuk menurunkan angka kemiskinan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Anggaran besar, harus tepat sasaran. Presiden meminta bahwa narasi yang dibangun adalah Indonesia maju, membangun sumber daya manusia (SDM)," ungkapnya.

Sedangkan, data kemiskinan terus mengalami penurunan. Pada akhir 2018 angka kemiskinan 9,6 persen, membaik menjadi 9,4 persen di Oktober 2019 ini.

"Maka setiap kepala daerah, Forkopimda saat dipilih yang pertama ditangani adalah kemiskinan. Kalau infrastruktur itu pasti daerah dapat semua, pasti kebagian anggarannya, karena itu hanya politik anggaran saja," tutup politikus PDIP yang akrab disapa Ari itu.

(mdk/bal)