Jika Kabareskrim Diisi Pati Junior, Dikhawatirkan Terjadi 'Perang Bintang'

PERISTIWA | 4 November 2019 05:00 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Jenderal Idham Azis telah resmi menjadi Kapolri menggantikan posisi Tito Karnavian yang kini menjadi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Dengan begitu, posisi Kabareskrim saat ini masih kosong.

Penanggungjawab DPP Ormas Indonesia Bersatu Tiga Pilar, Sudiarto mengatakan, Kabareskrim harus diisi oleh perwira tinggi Polri yang berpengalaman khususnya di bidang reserse.

"Sudah tidak tepat kalau jabatan Kabareskrim hanya dijadikan batu loncatan atau untuk mematangkan sosok tertentu, karena kompleksitas dari persoalan penegakan hukum itu sendiri," kata Sudiarto dalam keterangannya, Minggu (3/11).

Menurutnya, tak sulit bagi Idham Azis untuk memilih sosok Kabareskrim. Sebab, banyak pati Polri yang berprestasi dan punya pengalaman di bidang reserse.

Ia pun menyarankan, Kabareskrim dipimpin oleh pati Polri senior, sehingga tidak terjadi kecemburuan dan 'perang bintang' di antara para jenderal.

"Sehingga sangatlah tidak pas kalau harus mendorong sosok junior untuk jabatan tersebut, di samping ini akan melukai para senior yang mempunyai kompetensi dan pengalaman serta sudah membangun reputasinya di bidang penegakan hukum," tutupnya. (mdk/did)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.