JK dan Arab Saudi Bahas Desain Museum Internasional Nabi Muhammad di Jakarta

JK dan Arab Saudi Bahas Desain Museum Internasional Nabi Muhammad di Jakarta
PERISTIWA | 25 Oktober 2020 09:32 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - JK dan Arab Saudi Bahas Desain Museum Internasional Nabi Muhammad di Jakarta

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla membahas kelanjutan pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (24/10). Peletakan batu pertama museum tersebut sudah dilakukan di Jakarta pada 26 Februari 2020.

"Kunjungan ke Arab Saudi ini dalam rangka tindak lanjut pendirian Museum Internasional di Jakarta yang peletakan batu pertamanya telah dilaksanakan pada 26 Februari 2020," kata Jusuf Kalla dalam keterangan pers, Minggu (25/10).

Waketum Yayasan Museum Dr Ali Hasan Bahar menambahkan kunjungan tersebut juga untuk membahas finalisasi desain, gambar dan tahapan pembangunan museum. Menurut Ali, setelah finalisasi itu maka tahapannya adalah pembangunan.

"Insya Allah 18 bulan proses pembangunan selesai," ungkap Ali.

Setelah pertemuan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan dengan Sekjen Liga Dunia Islam Syaikh Dr. Muhammad Abdul Karim Al-Isa dan Syaikh Dr. Nashir Az-Zahroni. JK pun menyaksikan penandatanganan penandatanganan naskah kerja sama pendirian dan pembangunan Museum Sejarah Rasulullah SAW dan Peradaban Islam di Indonesia antara Komjen Pol. (Purn) DR. Syafruddin selaku Ketua Yayasan Sejarah Nabi Muhammad SAW dengan Abdul Rahman bin Muhammad Al Mathar.

"Umat Islam di Indonesia sangat menantikan museum yang akan menyajikan sejarah Nabi Muhammad untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah dan keimanannya kepada Allah SWT," ujar Jusuf Kalla.

JK menyampaikan museum tersebut juga menampilkan secara khusus bagaimana sejarah para pedagang dari jazirah Arab membawa agama Islam ke Indonesia. Selain itu, menampilkan sejarah datangnya para ulama dari Arab untuk mengajarkan agama Islam pada waktu itu, sehingga 90 persen penduduk Indonesia menjadi seorang muslim.

Tidak hanya menarik perhatian masyarakat di Indonesia, JK menjelaskan museum tersebut menarik ketertarikan muslim di negara lain. JK juga mengatakan museum tersebut juga akan menjadi ikon baru bagi Jakarta, seperti halnya bangunan-bangunan penanda kota-kota besar di dunia. Dalam acara tersebut juga dihadiri juga oleh Gubernur DKI, Anies Baswedan melalui fasilitas konferensi jarak jauh.

Baca Selanjutnya: Diketahui Museum sejarah Nabi Muhammad...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami