JK Minta Istilah Penghargaan yang Pakai Bahasa Sansekerta Dievaluasi

PERISTIWA | 17 Juli 2019 12:20 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan penghargaan Samkaryanugraha Parasamya Purnakaryanugraha dan satyalancana karyabakti prajanugraha kepada Bupati, Wali kota dan Gubernur yang berprestasi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat. JK memberikan selamat namun mengkritisi terkait penghargaan tersebut yang sulit dibaca dan dihafal.

"Sekali lagi saya ingin menyampaikan, ucapan selamat dan penghargaan apresiasi kepada saudara bupati, wali kota dan gubernur yang pada pagi hari ini mendapat penghargaan Samkaryanugraha dan satia lencana karya bakti praja nugraha. Susah sekali menyebutkannya," kata JK di Balai Sidang JCC, Jakarta Pusat, Rabu (17/7).

Dia mengatakan seharusnya istilah penghargaan tidak sulit diucapkan. Sebab, Indonesia memiliki bahasa menggunakan bahasa yang baik dan indah.

"Saya juga tentu harus dievaluasi, kenapa kita selalu pakai bahasa sansekerta. Ini bukan bahasa Indonesia, bukan bahasa jawa tapi bahasa sansekerta, padahal kita punya bahasa Indonesia yang baik begitu kan," lanjut JK.

Sebab itu, dia meminta kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo serta jajaran menteri yang lain agar mengubah istilah tersebut. Agar penghargaan dapat diingat oleh masyarakat.

"Ini Pak menteri harus dievaluasi kembali istilah-istilah ini. Karena pasti tidak ada yang hafal istilah-istilah ini, saya musti catat untuk mendapatkan ini. Dan tidak tahu artinya. Pada tahu artinya enggak? Enggak ada pasti artinya," kata JK.

"Jadi minta maaf ini zaman dulu dibuat istilah-istilah ini, sekarang kita harus memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar dan indah gitu kan," lanjut JK.

Diketahui penghargaan tersebut sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo pada 29 Maret 2019. Yaitu Keppres 26 TK Tahun 2019 Tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakaryanugraha dan keppres 27/TK/2019 tentang Penganugerahan satyalancana karyabakti prajanugraha.

Baca juga:
JK Berikan Anugrah Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada TGB
Doa JK untuk Guru Honorer Nining yang Berharap PNS: Pasti Terpilih Pada Waktunya
Wapres JK: Kelemahan Masjid Itu Sound System Bergaung karena Salah Pasang
Jokowi Komunikasi dengan JK Sebelum Bertemu Prabowo
Ini Tanggapan Wapres JK Soal Yusril Jadi Kuasa Hukum Habil Marati
Wapres JK Sebut Jokowi Butuh Menteri Yang Berani Mengeksekusi

(mdk/eko)