JK: Sanksi penyerang Lapas bukan soal hukuman, tapi keadilan

JK: Sanksi penyerang Lapas bukan soal hukuman, tapi keadilan
JK Lampung. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko
PERISTIWA | 16 April 2013 13:30 Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi

Merdeka.com - Jusuf Kalla buka suara terkait kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cebongan, Sleman, DIY. Menurut mantan wakil presiden ini, 11 anggota Kopassus yang melakukan penyerangan tetap harus menjalani hukuman, namun dengan pertimbangan keadilan.

"Dihukum tentu. Walaupun ada pertimbangan moral, tapi itu bukan mencari hukuman, melainkan keadilan," kata JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, saat menghadiri HUT Kopassus ke-61 di Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (16/4).

JK menilai, Kopassus merupakan tulang punggung bangsa Indonesia. Dalam perjalanan sejarah militer, semua operasi-operasi besar militer selalu menyertakan Kopassus di dalamnya. Namun demikian, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini mengingatkan, seorang anggota pun tetap tidak lepas dari kesalahan.

"Sebagai manusia kita tidak sempurna, selalu ada hal-hal yang harus kita selesaikan. Saya terkesan dengan pernyataan Hendropriyono (mantan Kepala BIN), secara hukum tentu ada kesalahan, tapi secara moral tentu lain pertimbangannya," katanya.

Senada dengan JK, mantan Danjen Kopassus Sutiyoso mengatakan, kesebelas anggota Kopassus yang terbukti melakukan penyerangan harus dihukum seadil-adilnya.

"Anak-anak itu diadili seadil-adilnya, bukan seberat-beratnya. Semua masalah harus dipertimbangkan, apa latar belakang dari peristiwa ini perlu dipertimbangkan oleh majelis hakim nantinya itu harapan kami," paparnya. (mdk/tyo)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami