Jokowi ajak sejumlah rektor kampus makan siang bersama di Istana

PERISTIWA | 10 September 2015 12:27 Reporter : Muhammad Sholeh

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang rektor-rektor dari perguruan tinggi negeri ke Istana Negara pada pukul 12.00 WIB. Mereka diundang untuk diajak makan siang bersama dengan presiden.

"Jadi agenda agenda rutin yang sudah dijadwalkan untuk memungkinkan presiden interaksi dengan berbagai kelompok. Saya belum cek berapa jumlah rektor yang diterima. Ini forum kecil yang memungkinkan lebih terbuka," kata Ari Dwipayana di Istana, Jakarta, Kamis (10/9).

Ari Dwipayana sendiri merupakan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada dan Timses Jokowi-JK saat Pilpres 2014. Dia dipilih menggantikan posisi Teten Masduki sebagai Tim Komunikasi Presiden.

Menurut Dwipayana, acara makan siang bersama seperti ini memang sering dilakukan oleh presiden. Jika pekan kemarin presiden memanggil dan mengajak makan bersama dekan-dekan fakultas ekonomi dari berbagai perguruan tinggi, kali ini Jokowi mengajak makan bersama rektor-rektor.

"Sebenernya rutin ketemu berbagai kelompok presiden ingin dengar perspektif kelompok. Ini bukan sesuatu yang baru," jelas Dwipayana.

"Tentu kalau ekonomi, dekan ekonomi spesifik ke ekonomi. Kalau rektor kan berkaitan dengan perguruan tinggi, riset," tutupnya.

Baca juga:

Jokowi ceramahi 23 rektor soal ekonomi saat ini dan masa krisis

Gantikan Teten Masduki, Ari Dwipayana masuk Tim Komunikasi Presiden

Dengar JK sakit, Mega bakal jenguk ke rumah dinas

Proyek monorail Jokowi dulu gagal, akankah LRT bernasib sama?

Hanya dengan paspor, turis asing bisa buka rekening bank USD 50.000

(mdk/eko)