Jokowi akan Bangun Istana Negara di Papua, Menteri PUPR Survei Lokasi Oktober

PERISTIWA | 11 September 2019 19:37 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui permintaan tokoh Papua untuk membangun Istana Kepresidenan di Papua. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menjelaskan pemerintah akan meninjau lahan tersebut pada Oktober mendatang.

"Ini kan bulan apa sekarang? September. Oktober kita baru mungkin mulai lihat ke sana," kata Basuki di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (11/9).

Setelah meninjau lahan kata dia, nantinya pada pertengahan 2020 rencananya akan membuat konsep. "Baru mau desain. Basic desain tergantung nanti. Kalau mau desain dulu paling nanti pertengahan 2020 tender dulu kan. ya kira-kira itu," ungkap Basuki.

Kemudian, terkait detail lokasi, Basuki menyampaikan, ide awalnya bakal berada di perbukitan tak jauh dari Jembatan Holtekamp, Jayapura. "Ide yang saya dapatkan dekat Jembatan Holtekamp, ada bukit di sana. Kami belum survei," ungkap Basuki.

Dia juga rupanya belum mengetahui calon lahan untuk proyek Istana Papua tersebut milik siapa. Akan tetapi, masyarakat setempat sudah memberi persetujuan untuk dilakukan pembangunan.

"Belum tahu. Karena di sana (Papua) banyak rakyat, suku, sehingga mungkin harus kita lihat dulu persis. Kalau mereka sih sudah oke aja, tapi belum tahu," jelas dia.

Baca juga:
Pembangunan Istana Kepresidenan Tak Atasi Masalah Ekonomi Papua
VIDEO: Menteri Basuki Bakal Gelar Sayembara Desain Istana Presiden di Papua
KPPOD: Dana Otsus Papua Harus Tetap Dilanjutkan, tapi Dimodifikasi
Pembangunan Istana Kepresidenan di Papua Jangan Sebatas Simbolik Saja
PUPR Punya Rp300 M Siap Dipakai Bangun Istana Kepresidenan di Papua
Mendagri: Tak Masalah Masing-masing Provinsi Punya Istana Presiden
Jokowi Janji Pemekaran Daerah di Papua, Mendagri Cari Dasar Hukumnya

(mdk/bal)