Jokowi Akui Lokasi Penembakan Pekerja di Nduga Papua Sebagai Zona Merah

PERISTIWA | 4 Desember 2018 10:52 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengakui lokasi penembakan puluhan pekerja pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua sebagai zona merah.

"Ini kejadiannya di kabupaten Nduga, di kabupaten yang dulu memang warnanya merah. Saya pernah ke sana," ujar Jokowi usai membuka acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (4/12).

Jokowi pun langsung memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengecek peristiwa tersebut.

"Karena ini masih simpang siur. Di Nduga itu sinyal enggak ada. Jadi ini masih dikonfirmasi dulu ke sana apakah betul kejadiannya seperti itu," tuturnya.

Mantan Wali Kota Solo itu menuturkan, pembangunan infrastruktur di tanah Papua memang tidak mudah. Selain medannya sulit, pembangunan di Papua juga kerap mendapat gangguan keamanan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Meski begitu, pemerintah memastikan pembangunan infrastruktur di Papua tetap berlanjut. Pemerintah juga telah melibatkan aparat keamanan dari TNI-Polri untuk mengawal proses pembangunan di sana.

"Pembangunan infrastruktur di tanah Papua tetap berlanjut. Kita tidak akan takut oleh hal-hal seperti itu," ucap Jokowi.

Reporter: Nafiysul Qodar

Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Polisi Sebut Ada Telepon Gelap Sebelum Penembakan 31 Pekerja di Nduga Papua
7 Pekerja Ditembak Mati KKB Sempat Bersembunyi di Rumah Anggota DPRD
Pagi ini, Prajurit TNI dan Polri Dikerahkan Evakuasi Korban Pembunuhan di Papua
Cek Lokasi Penembakan 31 Pekerja di Papua, TNI Terkendala Jalan & Sinyal
Ini Dugaan Penyebab Puluhan Pekerja Proyek di Papua Ditembak KKB

(mdk/ray)