Jokowi: Anggaran Kemenhan Rp127 T, Harus Bersih, Jangan Ada Mark Up

PERISTIWA | 23 Januari 2020 10:39 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Kementerian Pertahanan di bawah pimpinan Prabowo Subianto mendapatkan kucuran dana sebesar Rp127 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2020. Angka tersebut tercatat terbesar sejak tahun 2016.

"Perlu saya informasikan Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi APBN terbesar sejak 2016 sampai sekarang," ungkap Jokowi di Kemenhan, Jakarta, Kamis (23/1).

Jokowi mengingatkan Kemenhan harus menggunakan anggaran Rp127 triliun dengan baik dan tepat sasaran. Rival Prabowo di Pilpres 2014 hingga 2019 ini juga menekankan agar tak ada yang melakukan mark up anggaran tersebut.

"Hati-hati penggunaan ini. Tapi saya yakin Pak Menhan ini kalau urusan anggaran detil, berkali-kali dengan saya hampir hapal di luar kepala. Ini pak di sini pak, aman urusan Rp127 triliun ini," kata Jokowi.

"Harus efisien, bersih, tak boleh ada mark up-mark up lagi dan yang paling penting mendukung industri dalam negeri kita," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, anggaran di Kemenhan pada 2020 meningkat seiring naiknya kebutuhan anggaran keamanan dan pertahanan. Terlebih, di 2020 akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 240 daerah. (mdk/ray)

Baca juga:
Jokowi: Orang yang Bertanya Prabowo ke Luar Negeri, Belum Paham Diplomasi Pertahanan
Dipimpin Wamenhan, Rapim Kemenhan Bahas Program Kerja Sampai Industri Pertahanan
Prabowo Sebut Tak Hanya China yang Langgar Wilayah di Natuna
Prabowo Bentuk Tim Investigasi Lacak Dugaan Korupsi di Asabri
Menhan Prabowo Hingga Panglima TNI Rapat Bersama Komisi I DPR Bahas Natuna

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.