Jokowi: Angka Kesehatan Belum Terlalu Membaik, Tapi Tidak Jelek

Jokowi: Angka Kesehatan Belum Terlalu Membaik, Tapi Tidak Jelek
Jokowi pakai face shield blusukan di Pasar Tangguh Semeru. ©2020 Biro Pers Sekretariat Presiden
PERISTIWA | 13 Juli 2020 19:36 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan, hingga saat ini sektor kesehatan belum terlalu membaik dilihat dari angka kasus Covid-19 yang masih meningkat. Namun, dia mengklaim, sudah memerintahkan gugus tugas agar menambah personel di beberapa daerah.

"Angka-angkanya kesehatan belum terlalu membaik tapi tidak jelek amat," katanya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (13/7).

Dia berharap kasus positif Covid-19 bisa dikendalikan. Sehingga tidak menyebabkan gelombang kedua yang mempengaruhi seluruh sektor.

"Kita harap tidak ada gelombang kedua yang bisa berpengaruh psikologis ke ekonomi negara kita," ungkapnya.

Pasalnya, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan, saat ini Indonesia alami kenaikan Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur capai 39,1 pada bulan Juni 2020. Sebelumnya PMI hanya mencapai 2,7.

"Inflasi juga naik artinya ada daya beli yang sudah semakin merangkak, akan kita pacu terus agar triwulan ketiga bisa betul-betul bisa naik, Juli, Agustus, September," tutup Jokowi.

Baca Selanjutnya: Anies: Selama PSBB Transisi Ada...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami