Jokowi, dari Loji Gandrung ke Medan Merdeka?

PERISTIWA | 6 Maret 2012 14:15 Reporter : Arbi Sumandoyo

Merdeka.com - Sejak dulu, Jokowi selalu menjawab tunggu hasil survei ketika ditanya kesiapan maju ke pemilihan gubernur DKI Jakarta. Hari ini, Jokowi mengaku siap dicalonkan sebagai DKI-1.

Joko Widodo, nama lengkapnya, seperti sudah yakin meninggalkan Loji Gandrung untuk masuk kantor baru di Medan Merdeka Selatan. Namanya memang fenomenal sebagai salah satu pimpinan daerah yang sukses memajukan kotanya. Deretan prestasi fenomenal diukir pengusaha furniture itu di Kota Batik.

Salah satu yang menuai pujian adalah kemampuannya dalam memindahkan pedagang barang bekas di Banjar Sari ke lokasi yang sudah disediakan Pemerintah Kota Solo tanpa menuai bentrokan. “Saya ajak makan hingga puluhan kali. Baru pada saat-saat terakhir, saya ungkapkan keinginan untuk mengajak mereka pindah. Tidak ada yang menolak,” kata Jokowi.

Dia juga menentang ketika Pabrik es Saripetojo, yang diyakini sebagai gedung cagar budaya hendak digusur untuk pembangunan mal. Dia harus bertentangan dengan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo, yang sama seperti dia, duduk sebagai pimpinan daerah setelah diusung PDIP. Sempat muncul kata-kata "bodoh" dari Gubernur Bibit yang ditujukan kepada Jokowi

Belum berhenti di situ. Jokowi menuai perhatian nasional ketika mengistirahatkan mobil dinasnya Toyota Camry dan berganti dengan mobil Esemka, buatan pelajar sekolah kejuruan di kota pusat kebudayaan Jawa itu.

Mengangkat brand Solo: Spirit of Java, dia juga melambungkan nama Solo ke level internasional. Kota tempat tinggal musisi kenamaan Gesang itupun kerap menjadi tuan rumah event internasional. Bahkan soal memadamkan konflik, Solo berpengalaman ketika sukses menjadi tuan rumah Kongres PSSI.

Sejak awal maju sebagai kepala daerah, Jokowi memang fenomenal. Dia menduduki kursi wali kota Solo sejak 2005 setelah memenangkan kontestasi berduet dengan FX Hadi Rudyatmo. Dari persentase suara sah, Jokowi-Rudy mendapat 36,62 persen suara.

Sebagai pasangan incumbent, Jokowi-Rudy kembali maju kontestasi pada 2010. Keduanya menang mutlak dengan perolehan sekitar 90 persen suara. Jokowi, menyambut kemenangannya itu dengan sangat sederhana di Monumen Pejuang 45 Banjarsari, Solo.

Tahun ini, Jokowi berani mengadu peruntungan dengan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Tahap awal sudah dijalaninya dengan hadir pada saat uji kelayakan dan kepatutan sebagai syarat untuk diusung PDIP dalam Pilgub DKI. Loloskah Jokowi? Waktu yang akan menjawab. (mdk/tts)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.