Jokowi Dinilai Penuhi Sifat Pemimpin Berbasis Nasionalis-Religius

PERISTIWA | 18 Oktober 2019 20:08 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah, Faozan Amar mengatakan setiap pemimpin harus memiliki basis spiritualitas yang kuat di samping wawasan luas. Menurut Faozan, tiap kepemimpinan mesti memiliki basis profetik atau merujuk seperti yang dicontohkan Rasulullah. Dia menilai Jokowi telah memenuhi sifat pemimpin tersebut.

"Pemimpin itu harus memiliki empat sifat yaitu sidiq, tablig, amanah, fatanah sebagai basis seorang pemimpin, dan Jokowi dalam banyak hal memenuhi empat sifat tersebut," kata dia dalam siaran persnya, Jumat (18/10).

Faozan menuturkan, pemimpin yang dipilih secara legal konstitusional harus didukung dan dikritik jika memang ada yang keliru dalam kepemimpinannya. Oleh karena itu, dia mendukung setiap kepemimpinan yang berbasis nasionalis-religius.

"Kita harus siap mendukung setiap kepemimpinan nasional yang religius dan amanah serta merakyat," ucapnya.

Wakil Dekan FISIP UMJ, Djoni Gunanto mengatakan kepemimpinan bisa lahir dari golongan darah biru dan kepemimpinan yang diciptakan melalui organisasi. Kedua tipe kepemimpinan tersebut harus tetap berpijak pada basis spiritualitas yang kuat.

"Karena itu basis kepemimpinan harus diimbangi dengan pengalaman dan basis spiritual," ujarnya

Menurut Ketua Umum DPP IMM, M Najih Prastiyo, tiap kepemimpinan harus memiliki gagasan kuat yang diperoleh dari basis keilmuan. Karenanya, pemimpin tidak boleh menihilkan basis spiritualitas dan intelektualitas.

Baca juga:
VIDEO: Sosok Jokowi di Mata Jusuf Kalla
Jokowi Kagum Dengar Mendikbud dan Kapolri Menyanyi
Tentang Seorang Jusuf Kalla di Mata Joko Widodo
Suka Telepon Tengah Malam, Jokowi Minta Maaf Pada Menteri Kabinet Kerja
Hari-hari Berkesan Jokowi 5 Tahun Jadi Presiden RI

(mdk/ray)