Jokowi: Hakim Bersih dan Berkualitas Harus Diberikan Penghargaan

Jokowi: Hakim Bersih dan Berkualitas Harus Diberikan Penghargaan
PERISTIWA | 26 Februari 2020 15:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendukung langkah Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) untuk meningkatkan pengawasan terhadap hakim. Salah satunya, dengan memberikan reward and punishment kepada hakim yang berkredibilitas tinggi.

"Kredibilitas lembaga peradilan sangat ditentukan kredibilitas hakim. Untuk itu, perlu diterapkan reward dan punishment secara konsisten," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam Laporan Tahunan MA di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).

"Hakim-hakim yang bersih dan berkualitas harus diberikan apresiasi dan penghargaan," sambungnya.

Menurut dia, apabila kedua hal itu konsisten diberikan maka akan tercipta peradilan yang sesuai harapan masyarakat. Para hakim juga akan semangat membuat keputusan yang berkeadilan.

"Tumbuhnya kepercayaan masyarakat pada dunia peradilan ada bagian yang sangat mendasar dari tumbuhnya kepercayaan masyarakat pada hukum," kata Jokowi.

Dia turut mengapresiasi kinerja MA sepanjang 2019 yang dinilai telah melakukan reformasi besar-besaran terhadap dunia peradilan. Tercatat ada 20.275 beban perkara dan saat ini hanya tersisa 217 perkara yang belum diputuskan, pada 2019.

"Ini adalah jumlah terendah sepanjang sejarah berdirinya MA," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Jokowi juga mendorong MA menerapkan sistem peradilan yang sederhana, cepat serta berbiaya ringan. Terlebih, saat ini ada e-filling (pendaftaran perkara online di pengadilan), e-summon (pemanggilan pihak secara online) hingga e-litigation (persidangan secara online).

"Kecepatan dan keterbukaan adalah kunci penting. Harus semakin Sederhana semakin cepat dan semakin transparan," tutur dia.

Reporter: Lizsa Egeham (mdk/ray)

Baca juga:
Sepanjang 2019, 179 Hakim MA Kena Sanksi Disiplin
Jokowi dan Ma'ruf Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan MA Tahun 2019
Cerita Artidjo Alkostar Diberikan Cek Kosong untuk Diisi Semaunya saat di MA
KPK Belum Bisa Konfirmasi Informasi Nurhadi di Apartemen Mewah di Jakarta
Nurhadi Jadi Buronan, Pengacara Nilai KPK Berlebihan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami